AGPA Pte Ltd, anak usaha raksasa Korea Selatan POSCO International, resmi meluncurkan penawaran tender wajib. Targetnya? Saham PT Prime Agri Resources Tbk, atau yang dulu kita kenal sebagai Sampoerna Agro (SGRO). Periode penawarannya cukup panjang, dimulai 21 Januari dan baru berakhir pada 19 Februari 2026.
Nah, soal jumlahnya, AGPA bersiap membeli sebanyak-banyaknya 623,3 juta saham. Angka itu setara dengan 34,275% dari total modal SGRO. Untuk harganya, mereka menawarkan Rp7.903 per lembar saham. Kalau dihitung total, nilai transaksinya bisa mencapai Rp4,93 triliun. Cukup fantastis.
Menurut prospektus yang dirilis Selasa (20/1), harga Rp7.903 itu bukan angka asal. Mereka merujuk pada harga rata-rata tertinggi saham SGRO di BEI selama 90 hari sebelum 20 November 2025. Jadi, ada perhitungan yang jelas di baliknya.
Yang menarik, AGPA menyatakan sudah siap dananya. Mereka mengklaim punya cukup uang untuk membayar penuh para pemegang saham yang menerima tawaran ini. Ini tentu jadi angin segar, agar prosesnya berjalan mulus tanpa kendala pembiayaan.
Artikel Terkait
Dua Menteri Godok Strategi Dana untuk Infrastruktur dan Penanganan Bencana
JMA Syariah Tak Perlu Khawatir, Modal Rp127 Miliar Sudah Lampaui Batas OJK
Rupiah Terseret Isu Greenland dan Tarif Trump, IMF Justra Naikkan Proyeksi RI
Menteri Keuangan: Pelemahan Rupiah Tak Sejalan dengan Fundamental Ekonomi yang Membaik