Panglima TNI Perintahkan Seluruh Jajaran Masuk Status Siaga 1

- Minggu, 08 Maret 2026 | 06:40 WIB
Panglima TNI Perintahkan Seluruh Jajaran Masuk Status Siaga 1

JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto baru-baru ini mengeluarkan perintah tegas: seluruh jajaran TNI harus masuk dalam status siaga 1. Instruksi ini langsung memantik berbagai tanya. Apa yang sebenarnya terjadi?

Menanggapi hal itu, Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen Aulia Dwi Nasrullah, angkat bicara. Ia menegaskan, langkah ini sejalan sepenuhnya dengan mandat Undang-Undang. “Tugas pokok kami jelas: melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari segala bentuk ancaman,” ujar Aulia dalam keterangannya, Minggu (8/3/2026).

Menurutnya, TNI harus selalu profesional dan responsif. Itu berarti, kesiapan operasional harus dijaga setinggi mungkin, tak peduli situasinya. “Makanya, apel pengecekan kesiapan kami lakukan secara rutin,” tambahnya.

Perintah siaga ini sendiri tertuang dalam Telegram bernomor TR/283/2026. Telegram yang ditandatangani Asisten Operasi Panglima TNI, Letjen Bobby Rinal Makmun, pada 1 Maret lalu itu berisi tujuh poin instruksi krusial.

Pertama, komando utama operasi TNI diminta menyiagakan personel dan alutsista. Mereka juga harus menggelar patroli ketat di sejumlah titik vital. Mulai dari bandara, pelabuhan, stasiun, terminal bus, hingga kantor PLN. Intinya, semua pusat ekonomi dan infrastruktur strategis diawasi ekstra.

Kedua, Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) mendapat tugas berat: melaksanakan deteksi dan pengamatan udara non-stop, 24 jam penuh.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar