Kalangan pengusaha punya desakan khusus untuk pemerintah. Mereka yang tergabung dalam Himpunan Kawasan Industri (HKI) mendesak agar pembangunan kawasan industri segera digenjot. Alasannya jelas: ini bukan cuma soal realisasi proyek, tapi juga untuk mendongkrak target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, menyongsong RPJMN, dan menuntaskan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Menurut Ketua Umum HKI, Akhmad Ma’ruf Maulana, pihaknya bersama sejumlah kementerian kunci seperti Bappenas, Perindustrian, hingga ATR/BPN sedang mendorong satu langkah konkret. Mereka ingin ada Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Industri yang segera dibentuk.
“Pembentukan tim ini merupakan langkah strategis,” ujar Ma’ruf dalam keterangannya, Selasa (20/1).
Dia menegaskan, langkah itu penting untuk memastikan investasi benar-benar terealisasi, Proyek Strategis Nasional berjalan lancar, dan target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto bisa tercapai.
Jadi, tim ini nantinya bakal berfungsi sebagai mekanisme koordinasi lintas sektor. Sifatnya operasional dan diharapkan bisa memberi solusi. Tujuannya? Mengurai sederet hambatan yang selama ini bikin pusing, mulai dari soal perizinan yang berbelit, regulasi yang belum pasti, sampai masalah infrastruktur dan ketersediaan lahan.
“HKI menegaskan bahwa kawasan industri merupakan episentrum transformasi ekonomi nasional,” jelasnya.
Di sana, investasi diharapkan bisa berubah jadi kapasitas produksi riil, membuka lapangan kerja, mendongkrak ekspor, dan akhirnya menguatkan daya saing bangsa.
Artikel Terkait
POSCO International Tawar Rp4,93 Triliun untuk Kuasai Saham Prime Agri Resources
JMA Syariah Tak Perlu Khawatir, Modal Rp127 Miliar Sudah Lampaui Batas OJK
Rupiah Terseret Isu Greenland dan Tarif Trump, IMF Justra Naikkan Proyeksi RI
Menteri Keuangan: Pelemahan Rupiah Tak Sejalan dengan Fundamental Ekonomi yang Membaik