Kondisi Stok di Takengon: Terkendali dan Terus Digenjot
Lalu, bagaimana dengan kabar yang beredar soal stok di Takengon? BULOG Aceh membantah ada masalah. Mereka justru menyatakan situasi di cabang Takengon sepenuhnya terkendali dan aman.
Per 17 Januari lalu, stok fisik beras di sana masih ada sekitar 280 ton. Dan itu sedang diperkuat dengan kiriman tambahan. Rencananya, akan ada pengiriman 5.000 ton beras dari Gudang Cabang Lhokseumawe yang tiba bertahap hingga akhir Januari. Tujuannya jelas: memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Tak berhenti di situ, BULOG Aceh juga sedang mengerahkan pengiriman lintas cabang dari sejumlah wilayah. Aceh, Sumatera Utara, hingga DKI Jakarta menyumbang pasokan, dengan total rencana pergerakan mencapai 1.200 ton. Langkah ini khususnya ditujukan untuk mengamankan stok di daerah dataran tinggi dan wilayah yang akses distribusinya punya tantangan tersendiri, seperti Takengon.
Dengan serangkaian upaya tersebut, stok di Cabang Takengon dipastikan akan segera terisi optimal. Alhasil, semua program bantuan pemerintah dan lonjakan permintaan masyarakat jelang Ramadan dan Lebaran nanti bisa terlayani dengan baik.
Intinya, komitmen BULOG adalah menjaga ketahanan stok dan kelancaran distribusi. Mereka ingin memastikan seluruh masyarakat Aceh bisa menjalani tradisi Megang, beribadah di Ramadan, dan merayakan Idul Fitri dengan tenang. Tanpa harus pusing memikirkan kecukupan pangan di meja makan.
Artikel Terkait
IMF Ramal 2026: Asia Melaju, Ekonomi Maju Terseok-seok
68 Desa di Aceh Masih Gelap, Tim PLN Terobos Medan Terisolir Pascabencana
Libur Panjang Januari Tak Berdampak Signifikan pada Hunian Hotel
Purbaya Tegaskan Dana Transfer ke Daerah untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar Tak Dipotong