MURIANETWORK.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan pekan ini dengan sentimen hati-hati, tercermin dari pelemahan tipis pada pembukaan Senin (9/2/2025). IHSG menyentuh level 7.928, turun 0,12 persen, melanjutkan tren koreksi dari akhir pekan lalu yang cukup dalam. Pergerakan indeks saham domestik ini terjadi di tengah dinamika pasar global yang beragam, dengan tekanan kuat masih terasa dari sektor-sektor berbasis komoditas serta pelemahan nilai tukar rupiah.
Tekanan di Pasar Domestik
Pada sesi pertama perdagangan, pelemahan tidak hanya terjadi pada IHSG. Indeks LQ45 juga terkoreksi 0,20 persen ke level 813. Satu-satunya catatan positif datang dari indeks saham syariah JII yang justru menguat 0,34 persen ke level 533. Di antara saham-saham unggulan, beberapa emiten perbankan seperti BBCA, BBTN, BBNI, dan BMRI tercatat melemah. Sementara itu, saham-saham sektor tambang seperti ANTM, MDKA, dan MBMA justru mengalami kenaikan.
Kondisi ini merupakan kelanjutan dari tekanan yang sudah berlangsung sejak akhir pekan sebelumnya. IHSG pada penutupan pekan lalu tercatat anjlok 2,08% ke level 7.935,26, dengan tekanan terbesar berasal dari sektor-sektor siklikal dan berbasis komoditas. Sektor transportasi menjadi pengecualian dengan catatan penguatan, sementara sektor kesehatan relatif stabil.
Analisis dari Pakar Pasar
Ratih Mustikoningsih, Financial Expert dari Ajaib Sekuritas, memberikan analisis mendalam mengenai sentimen yang membebani pasar. Ia mengungkapkan bahwa salah satu pemicu utama adalah keputusan lembaga pemeringkat Moody's.
"Sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG adalah aksi Moody’s mempertahankan rating obligasi RI di Baa2 namun menurunkan outlook jadi negatif dari sebelumnya stabil," jelasnya.
Ratih menambahkan bahwa dampak dari keputusan tersebut cukup signifikan terhadap performa pasar modal Indonesia dibandingkan dengan negara-negara tetangga. "Hal ini membuat kondisi IHSG menjadi yang terlemah di ASEAN -8,23% ytd (6/2/2026)," lanjutnya.
Artikel Terkait
Kosovo Tumbangkan Slovakia 4-3 dalam Drama Semifinal Kualifikasi Piala Dunia
Kosovo Kalahkan Slovakia 4-3, Siap Hadapi Turki di Final Kualifikasi Piala Dunia
Kementerian Kebudayaan Terapkan WFH dan Efisiensi Energi Respons Krisis Global
Pengguna QRIS di Kaltim Tembus 859 Ribu, Transaksi Digital dan Uang Tunai Tumbuh Beriringan