Proyek Kereta Api Baru Bukit Asam Jadi Penopang di Tengah Harga Batu Bara yang Melandai

- Minggu, 18 Januari 2026 | 13:50 WIB
Proyek Kereta Api Baru Bukit Asam Jadi Penopang di Tengah Harga Batu Bara yang Melandai

Lalu, bagaimana kinerja keuangannya? Di sembilan bulan pertama 2025, pendapatan PTBA tercatat Rp31,33 triliun, tumbuh tipis 2 persen year-on-year. Pertumbuhan ini ditopang kenaikan volume penjualan sebesar 8 persen menjadi 33,70 juta ton. Meski begitu, harga jual rata-ratanya merosot 6 persen ke level Rp0,91 juta per ton, ikut terdampak pelemahan harga global.

Di sisi lain, produksi batu bara naik 9 persen. Volume angkutan juga ikut naik 8 persen. Yang menarik, ada lonjakan signifikan pada volume transportasi non-KAI, yang menunjukkan fleksibilitas distribusi perseroan semakin baik.

Tapi, tekanan tetap ada. Laba bersih PTBA anjlok 57 persen menjadi Rp1,4 triliun pada periode yang sama. Kombinasi harga batu bara yang melemah dan kenaikan biaya bahan bakar jadi penyebab utamanya.

Ke depannya, Phintraco memproyeksikan pendapatan PTBA relatif stabil. Di 2025 diperkirakan sekitar Rp42,9 triliun, lalu sedikit melandai ke Rp42,0 triliun pada 2026, sebelum kembali tumbuh 4 persen di 2027 menjadi Rp43,6 triliun. Proyeksi ini menggambarkan ketahanan fundamental perusahaan meski harga batu bara tak lagi sepanas dulu.

Berdasarkan analisis discounted cash flow (DCF), Phintraco Sekuritas kembali menegaskan rekomendasi BUY untuk saham PTBA. Target harganya Rp2.800 per saham, dengan nilai enterprise value sekitar Rp32,3 triliun. Mereka menilai valuasi ini menarik, mengingat prospek efisiensi biaya dan keberlanjutan kinerja yang cukup jelas.

“Dengan proyek logistik baru yang segera beroperasi, PTBA berpotensi menikmati penurunan biaya transportasi yang signifikan dan peningkatan efisiensi operasional, sehingga memperkuat daya saing di tengah dinamika industri batu bara global,” tulis Phintraco Sekuritas.

Jadi, meski laba terkoreksi sementara, masa depannya masih cerah. Setidaknya, itulah yang diyakini oleh analis.


Halaman:

Komentar