"Perseroan mengaitkan keberhasilan ini dengan ekspansi jaringan gerai yang pesat, yang memungkinkan FORE untuk tumbuh secara tangguh di tengah kondisi ekonomi yang dinamis," kata Vico dalam sebuah pernyataan resmi pada Oktober 2025.
Pendapatannya pun melejit. Mereka berhasil mencatatkan pendapatan hingga Rp1,04 triliun, atau naik signifikan sebesar 42 persen.
Selain fokus pada kopi, mereka juga sedang mencoba peruntungan baru. Fore Donut, yang perdana hadir di Supermall Karawaci, rupanya disambut luar biasa antusias. Bahkan, produksi donat mereka di bulan September 2025 dilaporkan ludes terjual.
Vico melihat peluang ini cukup cerah.
"Mengingat besarnya potensi pasar dan terbatasnya jumlah pemain yang berhasil membentuk jaringan di segmen ini, Fore Donut berawal sebagai kategori baru yang menjanjikan di dalam Fore Coffee," ujarnya.
Perjalanan Fore Coffee sebagai perusahaan publik dimulai pada Senin, 14 April 2025. Saat itu, mereka resmi melantai di Bursa Efek Indonesia dan tercatat sebagai emiten ke-12 yang masuk sepanjang tahun 2025.
Artikel Terkait
IHSG Tembus 9.000, Rekor Baru Torehkan Sejarah Pasar Modal
IHSG Melonjak 39 Poin, Sektor Kesehatan dan Investasi Pimpin Pesta Pagi
Harga Emas Antam Melonjak Rp 10.000 per Gram, Pajak Pembelian Dihapus
IHSG Melaju, Rupiah Menguat di Tengah Sentimen Asia yang Beragam