Di sisi lain, Ari juga menyoroti pentingnya efisiensi. Tapi bukan efisiensi sembarangan. Menurutnya, penataan biaya operasional dan pendanaan harus tetap berjalan beriringan dengan komitmen pada keselamatan dan kualitas layanan. Dua hal itu, katanya, tidak bisa ditawar.
Dan untuk mewujudkan semua itu, kunci utamanya ada pada manusia. Ari berjanji akan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di internal perseroan. Mereka harus menjadi partner bisnis dalam satu keluarga besar HUMI Grup.
Tak ketinggalan, isu tata kelola dan sustainability juga masuk dalam prioritas. Ari menegaskan komitmen kuat perusahaan terhadap prinsip Good Corporate Governance dan integrasi Environmental, Social, and Governance (ESG). Ini akan jadi bagian dari strategi jangka panjang.
"Dalam kerangka ESG, HUMI berkomitmen menjadi pelopor best practice pelayaran dengan meminimalkan carbon foot print dan dampak lingkungan," jelas Ari.
Roadmap ESG HUMI, pungkasnya, akan diselaraskan dengan arah transisi energi baik di tingkat nasional maupun global. Sebuah deklarasi yang cukup ambisius, tentu saja, untuk dunia maritim yang sedang berubah.
(taufan sukma)
Artikel Terkait
Kepemilikan KMDS Kian Tergerus, Dima Group Kini Kuasai Mayoritas Saham
Folago Siapkan Rights Issue Rp3,7 Triliun, Pengendali Siap Tebus dan Jadi Pembeli Siaga
Wall Street Lesu, Saham Keuangan Tertekan Gara-gara Wacana Batas Bunga Kartu Kredit
Pemerintah Pangkas Produksi Nikel, Harga Langsung Meroket