Dini hari yang sepi di Sabtu (31/1/2026) itu berubah jadi mencekam. Di kawasan Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sejumlah pegawai ritel dikabarkan menjadi sasaran amuk sekelompok orang. Dugaan penganiayaan ini pun ramai jadi perbincangan hangat di media sosial, terutama setelah narasi saksi mata dan cuplikan rekaman CCTV tersebar luas.
Ceritanya berawal dari insiden sederhana: sebuah mobil diduga menabrak motor yang lagi parkir di area toko. Pemilik motor, wajar saja, minta tanggung jawab si pengemudi mobil. Nah, si pengemudi ini awalnya kooperatif. Dia bilang mau selesaikan masalah dan akan menghubungi keluarganya buat datang ke lokasi.
Tapi yang terjadi kemudian sungguh di luar dugaan. Begitu rombongan yang disebut sebagai keluarganya tiba, situasi malah berbalik 180 derajat. Alih-alih berunding, mereka justru diduga menghajar para pegawai toko yang tak bersalah. Beberapa korban sampai mengalami luka-luka. Aksi brutal itu, kata-kata yang beredar, terekam jelas oleh kamera pengawas di tempat kejadian.
Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, membenarkan kabar soal perselisihan ini.
"Sesuai dengan yang di Instagram tersebut, ada perselisihan," ujar Anggiat saat dikonfirmasi pada Senin (2/2).
Di sisi lain, ada informasi yang cukup menyedihkan. Konon, sebagian korban memilih untuk tutup mulut dan tidak melapor. Alasannya klasik: mereka masih diliputi rasa takut, khawatir bakal ada serangan susulan yang menimpa mereka.
Menanggapi hal ini, polisi menyebut sudah melakukan pengecekan ke TKP saat kejadian berlangsung. Namun, sampai sekarang mereka masih menunggu laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan.
"Sudah dicek ke lokasi pada saat kejadian, akan tetapi yang merasa korban belum membuat laporan di Polsek," jelas Anggiat.
Jadi, kasus ini seperti menggantung. Semua kembali pada keputusan para korban, apakah berani menempuh jalur hukum atau memilih diam.
Artikel Terkait
Truk Tangki Modifikasi Muat 5 Ton Solar Terguling, Puluhan Kecelakaan Beruntun di Bangkalan
Polisi Bongkar Judi Online Skala Besar di Batam, Dua Tersangka Kelola Lebih dari 200 Ribu Akun
Penundaan 11 Jam Sriwijaya Air SJ-581, Penumpang Mengeluhkan Minimnya Kompensasi dan Komunikasi
PSM Makassar Kalahkan Bhayangkara 2-1, Modal Penting Jauhi Zona Degradasi Liga 1