Ledakan dan sirene mengguncang Iran. Perang yang dipicu serangan gabungan Amerika dan Israel akhirnya merenggut nyawa figur sentralnya. Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, dilaporkan tewas.
Menurut media-media dalam negeri Iran, termasuk kantor berita IRNA dan Fars, Khamenei meninggal dunia di dalam kantornya. Peristiwa itu terjadi Sabtu pagi, 28 Februari. Saat itu, seperti dikabarkan, dia sedang menjalankan tugas-tugasnya.
Namun begitu, detail bagaimana persisnya sang Ayatollah terbunuh masih gelap. Pemerintah punya cerita sendiri, tapi belum ada penjelasan rilis ke publik. Yang jelas, Iran langsung menetapkan masa berkabung nasional selama empat puluh hari. Situasinya mencekam.
Semua ini berawal dari serangan rudal besar-besaran Israel dan AS yang menghantam beberapa lokasi di Iran. Serangan itu bukan datang tiba-tiba, tentu saja. Konflik sudah memanas sebelumnya.
Artikel Terkait
CFD Margonda Depok Lebih Sepi dan Fokus Olahraga Saat Ramadan
Persik Kediri Hadapi Persis Solo Tanpa Bek Andalan Kiko Carneiro
Kemenhaj Imbau 58 Ribu Jemaah Umrah Tetap Tenang di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Shell dan Pertamina Naikkan Harga BBM, Stok Shell di Jakarta Habis