PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) bersiap melakukan gebrakan besar. Perusahaan pelat merah ini berencana merampingkan struktur grupnya secara masif, menyasar lebih dari 60 anak perusahaan yang dimilikinya. Langkah ini tak main-main dan merupakan bagian dari strategi jangka panjang mereka, yang dijuluki "Telkom 30".
Menurut Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, saat ini sedang berlangsung penilaian menyeluruh terhadap seluruh portofolio anak usahanya. Tujuannya jelas: memastikan setiap unit bisnis selaras dengan fokus utama grup, yaitu infrastruktur digital.
"Formulasi yang nantinya menentukan apakah akan di-divest, jual, apakah akan ditutup, apakah akan digabungkan diantara beberapa anak perusahaan di dalam Telkom, ataupun bahkan digabungkan dengan anak perusahaan lain di dalam Danantara,"
ujar Dian dalam sebuah program wawancara, Selasa lalu.
Artikel Terkait
Pemerintah Naikkan Margin Fee Bulog Jadi 7 Persen, Dukung Stabilisasi Harga Beras
Indonesia Siapkan Rp 2,1 Triliun untuk Kejar Ketertinggalan Industri Semikonduktor
Antam Luncurkan Emas Imlek Shio Kuda 2026, Terbatas dan Penuh Filosofi
Telkom Pacu Valuasi, Lepas 30% Saham InfraNexia untuk Cari Singtel Baru