Wall Street Pecahkan Rekor Lagi, Meski Bayang-Bayang Investigasi Mengintai Powell

- Selasa, 13 Januari 2026 | 06:55 WIB
Wall Street Pecahkan Rekor Lagi, Meski Bayang-Bayang Investigasi Mengintai Powell

Reaksi pasar terhadap berita Powell ternyata cukup tenang. Menurut Peter Cardillo, Kepala Ekonom Pasar di Spartan Capital Securities New York, hal itu karena isu tersebut sudah diisyaratkan sebelumnya.

"Berita bahwa Powell sedang diselidiki pada dasarnya telah diisyaratkan oleh Trump. Jadi saya pikir pasar menerimanya dengan tenang untuk saat ini," ujarnya.

Selain itu, perhatian investor juga sudah teralihkan. Mereka sedang bersiap menyambut musim laporan pendapatan perusahaan untuk kuartal IV-2025. Ada ekspektasi tersendiri di sana.

Di sisi lain, ada satu data penting yang ditunggu-tunggu: laporan indeks harga konsumen (IHK) AS yang dirilis Selasa ini. Data itu akan sangat krusial karena bisa mempengaruhi prospek penurunan suku bunga Fed ke depan. Berdasarkan data LSEG, pasar saat ini memprediksi setidaknya akan ada dua kali lagi pemotongan suku bunga sebesar seperempat poin sebelum tahun 2026 berakhir.

Dari sisi aktivitas, volume perdagangan hari Senin terbilang tinggi, mencapai 17.29 miliar saham. Angka ini melampaui rata-rata 20 hari sebesar 16.40 miliar saham. Tampaknya, antusiasme investor masih cukup kuat menembus berbagai keraguan yang ada.


Halaman:

Komentar