Harga minyak mentah kembali merangkak naik di awal pekan ini, tepatnya pada Senin (12/1). Kenaikan ini tak lepas dari makin memanasnya situasi di Iran. Protes yang kian intensif di negara anggota OPEC itu memicu kekhawatiran serius, terutama soal kelancaran pasokan minyak global. Kalau pasokan sampai terganggu, ya, dampaknya bisa luas.
Namun begitu, sentimen kenaikan ini agak teredam oleh kabar lain. Ada upaya untuk segera membuka kembali keran ekspor minyak dari Venezuela. Itu yang membatasi kenaikan harga agar tidak melonjak terlalu tinggi.
Data dari Reuters menunjukkan, minyak mentah Brent berjangka menguat 31 sen atau sekitar 0,49 persen, menjadi USD 63,65 per barel. Sementara itu, patokan AS, West Texas Intermediate (WTI), juga ikut naik 30 sen ke level USD 59,42 per barel.
Batu Bara
Nasib berbeda dialami batu bara. Pada penutupan perdagangan Jumat lalu (9/1), harganya justru melemah. Data dari Ice Newcastle mencatat penurunan tipis 0,10 persen, sehingga harga komoditas ini bertengger di angka USD 107,30 per ton.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Ekspor Kelapa Tak Dikenakan Moratorium
Eksportir dan Perbankan Dituntut Lincah Hadapi Gejolak Perdagangan Global
600 Huntara Resmi Diserahkan, Warga Aceh Tamiang Mulai Tempati Hunian Sementara
Rupiah Terperosok Lagi, Sentimen Domestik Jadi Beban Berat