“Prestasi saya yang saya idam-idamkan kalau saya bisa Jadi presiden di mana harga-harga turun. Harga pangan turun, harga pupuk turun, harga benih turun, harga untuk rakyat-rakyat kita turun terjangkau di semua bidang,” imbuhnya.
Di sisi lain, ada visi yang lebih luas di balik kebijakan ini. Prabowo melihat kesejahteraan petani sebagai fondasi. Jika biaya produksi mereka ringan, bukan cuma sektor pertanian yang maju. Anak-anak petani pun punya peluang lebih besar untuk sekolah tinggi dan meraih profesi yang diinginkan.
Targetnya tak berhenti di tanaman pangan. Sektor peternakan dan perikanan juga akan digenjot. Rencananya, produksi akan diperluas secara besar-besaran.
“Ternak ikan semuanya kita akan produksi besar-besaran. Kita akan buka ribuan desa-desa nelayan. Kita akan buka ratusan budidaya ikan,” paparnya.
Memang, masih ada yang meragukan. Banyak yang pesimis swasembada dan penurunan harga berkelanjutan bisa diwujudkan. Prabowo mengakui hal itu. Tapi responsnya jelas: optimisme dan pembuktian bertahap.
“Kalau banyak tokoh nyinyir mengatakan kita tidak bisa hari ini. Kita buktikan, nggak apa-apa kita buktikan tiap tahun kita buktikan,” pungkas Presiden.
Artikel Terkait
Di Balik Saham TRIN yang Melonjak 1.261%, Siapa Pengendali Sebenarnya?
Rahayu Saraswati Resmi Kuasai 5% Saham Trinland, Transaksi Rp45,5 Miliar di Bawah Harga Pasar
MNC Energy Klaim Operasional Tambangnya Kebal Aturan Daerah Berkat Jalan Khusus
Pemain Besar Beramai-ramai Jual, Saham Bakrie dan Salim Masih Panaskah?