Di Balik Saham TRIN yang Melonjak 1.261%, Siapa Pengendali Sebenarnya?

- Jumat, 09 Januari 2026 | 15:30 WIB
Di Balik Saham TRIN yang Melonjak 1.261%, Siapa Pengendali Sebenarnya?

Kalau bicara soal pengembang properti premium di Indonesia, nama PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) pasti sering muncul. Perusahaan ini, yang akrab disebut TRIN, memang fokus pada pengembangan dan pengelolaan properti serta real estate. Tapi, siapa sebenarnya yang mengendalikan saham emiten ini?

Berdiri sejak 2009, TRIN memulai langkah pertamanya dengan menggarap Ubud Village, sebuah proyek seluas 5 hektar. Mereka tak butuh waktu lama untuk dikenal sebagai pengembang apartemen premium. Tak hanya itu, mereka juga merambah ke konsep lain seperti Melrose Place, yang menggabungkan fungsi rumah kantor, toko, bahkan kos-kosan.

Perjalanan mereka makin melesat mulai 2013. Di tahun itu, TRIN menjalin kolaborasi dengan dua raksasa: Waskita Karya dan Waskita Realty. Hasilnya? Dua proyek ikonik, Brooklyn Apartment dan Yukata Suites, pun lahir. Setelah itu, portofolio mereka kian beragam, mencakup apartemen, perumahan, hingga superblok kawasan niaga. Mereka bahkan terlibat dalam pengembangan kawasan pariwisata TanaMori di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Jangkauan geografisnya pun luas. Proyek-proyek TRIN tersebar dari Jakarta, Batam, Lampung, hingga Bogor dan Tangerang Selatan. Beberapa nama yang mungkin familiar di telinga adalah Sequoia Hills, Holdwell Business Park, dan yang cukup monumental, Marc’s Boulevard di Batam. Proyek terakhir ini menelan investasi fantastis, Rp5 triliun, di atas lahan 23 hektar.

Di balik operasionalnya, TRIN didukung oleh enam entitas anak. Mereka juga berasosiasi erat dengan PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE), yang bertugas mengelola sejumlah apartemen milik perseroan.

Lalu, kembali ke pertanyaan utama: siapa pemegang kendali saham TRIN?

Berdasarkan laporan bulanan ke BEI per 31 Desember 2025, pengendali utama saham TRIN adalah dua entitas: PT Kunci Daud Indonesia dan PT Intan Investama Internasional. PT Kunci Daud menguasai 1,65 miliar saham (36,34%), sementara PT Intan Investama memegang 1,35 miliar saham (29,73%).

Posisi ketiga dipegang oleh PT Panca Muara Jaya dengan kepemilikan sekitar 5,82%. Sisa saham, sekitar 23,12%, beredar di tangan publik.

Yang menarik, penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham ini adalah Septian Starlin. Pria yang saat ini menjabat sebagai komisaris di perseroan tersebut.

Di pasar modal, kinerja saham TRIN cukup mencengangkan. Pada perdagangan Jumat, 9 Januari 2026, sahamnya menguat 3,04% ke level Rp1.525 per saham. Yang lebih fenomenal, dalam setahun terakhir, harga saham TRIN tercatat melonjak hingga 1.261 persen. Sebuah angka yang sulit diabaikan.

Jadi, begitulah profil singkat TRIN dan siapa saja yang memegang kendali di balik layar perusahaan properti yang satu ini.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar