Rahayu Saraswati, sang Komisaris Utama PT Perintis Triniti Properti Tbk (Trinland), akhirnya mengukuhkan posisinya sebagai investor strategis. Perempuan yang dikenal sebagai anak pengusaha Hashim Djojohadikusumo itu kini memegang saham perseroan. Tidak tanggung-tanggung, porsinya mencapai 5 persen.
Kepemilikan itu diwujudkan melalui dua perusahaan miliknya. Yang pertama, PT Raksaka Satya Devya (RSD), mengantongi 4 persen saham atau setara 182 juta lembar. Sementara PT Rada Saraswati Surya (RSS) memegang 1 persen lagi, atau sekitar 45 juta saham. Jika dijumlah, Rahayu menguasai sekitar 227,5 juta lembar saham TRIN.
Menurut Direktur Utama Trinland, Ishak Candra, langkah ini merupakan realisasi dari Perjanjian Kerja Sama yang telah ditandatangani bersama Rahayu pada 4 Desember 2025.
“Proses transaksi pembelian saham TRIN oleh kedua entitas tersebut terjadi pada 16 Desember 2025 lewat pasar negosiasi,” jelas Ishak.
Transaksi itu dilakukan dengan harga yang terbilang sangat spesial: hanya Rp200 per saham. Dengan jumlah saham yang dibeli, dana yang dikeluarkan Rahayu mencapai kira-kira Rp45,5 miliar. Bandingkan dengan harga pasaran saham TRIN yang kini mentok di level Rp1.525. Jelas, ini kesepakatan yang jauh dari harga biasa.
Memang, saham TRIN sendiri telah menunjukkan performa luar biasa sepanjang tahun lalu. Catatannya, melonjak lebih dari 1.200 persen! Kenaikan fantastis ini tak lepas dari kabar masuknya Rahayu ke dalam jajaran dewan komisaris dan rencananya menjadi investor utama.
Ishak juga sempat mengungkapkan bahwa ini baru langkah awal. Awalnya, perseroan akan menyerahkan 5 persen saham. Namun, rencananya porsi kepemilikan Rahayu akan bertambah secara bertahap. Targetnya? Bisa mencapai 20 persen di kemudian hari.
Perkembangan ini tentu menarik untuk diikuti. Apalagi dengan nama besar di balik Rahayu, pasar pasti akan terus mengawasi setiap langkah strategis Trinland ke depan.
Artikel Terkait
Analis Sucor: Saham Unggulan Tertekan Jauh di Bawah Nilai Wajar
Analis Proyeksikan IHSG Lanjutkan Penguatan, Waspadai Potensi Koreksi
AMOR Cairkan Dividen Interim Tahap II Rp28,6 Miliar, Yield 3,51%
BLUE Konfirmasi Akuisisi 80% Saham oleh Perusahaan Tambang Hong Kong