Karawang, Rabu lalu, suasana di area persawahan cukup ramai. Presiden Prabowo Subianto hadir dalam acara Panen Raya dan deklarasi swasembada pangan. Tak cuma sekadar memberi sambutan, ia blusukan meninjau stan-stan pangan yang berjejer. Di satu stan, Presiden mencicipi langsung buah yang mirip melon, lalu meneguk susu kemasan yang ditawarkan.
Stan Bulog juga tak luput dari kunjungannya. Di sana, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memberikan penjelasan langsung kepada Presiden mengenai stok beras SPHP dan kondisi pasokan pangan nasional.
Di tengah acara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan pernyataan tegas. Ia mengaku tidak main-main dalam menindak praktik kotor permainan harga pupuk. "Kadang kami dibilang kejam," ujarnya.
Amran menjelaskan, ribuan izin usaha telah dicabut secara tegas. Angkanya mencapai 2.300 izin di seluruh Indonesia. Alasannya satu: harga jual pupuk melonjak melampaui batas Harga Eceran Tertinggi (HET). "Kalau ada yang main-main, kita cabut izinnya hari itu juga," tegas Mentan.
Artikel Terkait
IHSG Sentuh Zona Hijau di Penutupan Akhir Pekan
Di Balik Saham TRIN yang Melonjak 1.261%, Siapa Pengendali Sebenarnya?
Rahayu Saraswati Resmi Kuasai 5% Saham Trinland, Transaksi Rp45,5 Miliar di Bawah Harga Pasar
MNC Energy Klaim Operasional Tambangnya Kebal Aturan Daerah Berkat Jalan Khusus