Hari Jumat (9/1/2026) ditutup dengan sentuhan positif bagi pasar saham Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat tipis 11,28 poin, atau sekitar 0,13 persen, menempatkannya di level 8.936,75. Meski kenaikannya tak besar, zona hijau tetap jadi penyambut akhir pekan.
Pergerakan saham sendiri cukup beragam. Dari total yang diperdagangkan, ada 381 saham yang naik, sementara 331 lainnya melemah. Tak ketinggalan, 246 saham lainnya cenderung stagnan, bergerak di tempat. Volume perdagangan hari ini cukup sibuk, mencapai 54,36 miliar saham dengan nilai transaksi yang menembus angka Rp27,32 triliun.
Kalau kita lihat indeks lainnya, ceritanya tidak seragam. Indeks LQ45 misalnya, hanya naik 0,05 persen ke posisi 868. Di sisi lain, beberapa indeks justru berakhir di zona merah. Indeks JII turun 0,06 persen, IDX30 melemah 0,22 persen, dan MNC36 terkikis 0,18 persen.
Performa sektoral pun terbelah. Sejumlah sektor seperti energi, konsumer, bahan baku, hingga properti dan kesehatan kompak mencatatkan penguatan. Namun begitu, tidak semua sektor beruntung. Sektor keuangan, infrastruktur, dan teknologi justru terlihat lesu dan menempati posisi pelemah.
Nah, untuk saham-saham individual, ada beberapa yang tampil luar biasa. Puncak gainers diduduki oleh KOCI yang melonjak 34,92 persen ke Rp170. Disusul oleh HILL yang juga naik tajam 34,57 persen, dan XISB dengan kenaikan 34,21 persen.
Tapi tentu saja, ada juga yang harinya kurang beruntung. Di barisan top losers, OPMS tercatat anjlok 14,91 persen. BBSS dan CRSN juga ikut terpuruk dengan penurunan masing-masing 14,38 persen dan 13,22 persen.
Begitulah ringkasan perdagangan hari ini. Pasar tampak berusaha menjaga momentum positif meski dengan langkah yang hati-hati.
Artikel Terkait
Harga Emas Batangan di Pegadaian Variatif, Antam Rp2,848 Juta per Gram
SCG Chemicals Lepas 11,8 Miliar Saham Chandra Asri, Raup Rp13,7 Triliun
China Produsen Pertanian Terbesar Dunia, Indonesia Belum Masuk Sepuluh Besar
ShopeePay Luncurkan Kampanye Pasti Gratis, Bebaskan Biaya Admin Transfer dan Tarik Tunai