Transportasi bertambah 1,23 persen, biaya pendidikan naik 1,22 persen, dan kalau mau makan di restoran, harganya sudah naik sekitar 1,46 persen. Tapi yang paling mencolok sih, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya. Ini melonjak drastis sampai 13,33 persen.
Meski begitu, ada satu titik terang. Kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan justru mengalami penurunan indeks sebesar 0,28 persen. Penurunan kecil ini sedikit banyak membantu menahan laju inflasi secara keseluruhan.
Kalau dilihat dari wilayah, Aceh jadi provinsi dengan inflasi tertinggi, yakni 6,71 persen. Sebaliknya, Sulawesi Utara mencatatkan angka terendah: 1,23 persen.
Pada level kabupaten dan kota, Gunungsitoli mengalami tekanan harga paling kuat dengan inflasi mencapai 10,84 persen. Sementara itu, Maumere dan Kabupaten Minahasa Utara bisa dibilang paling stabil, dengan inflasi hanya 0,38 persen masing-masing. Perbedaan yang cukup tajam, ya.
Artikel Terkait
Cadangan LPG Nasional Kembali Normal Setelah Sempat Kritis
ARNA Bagikan Dividen Rp330 Miliar, Yield Capai 8,4%
Cimory Bagikan Dividen Rp1,59 Triliun dari Laba Bersih Rp2,03 Triliun
IHSG Melonjak 2,07%, Sentimen Beli Dominasi Pasar Saham