Menutup tahun, proyek di Jawa Barat menyusul. Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg, seksi 1 (Sedyatmo-Kosambi) sepanjang 4,70 km, resmi beroperasi pada 10 November. Pengelolaannya dipegang oleh PT Duta Graha Karya.
Dengan semua tambahan ini, total panjang tol operasional di seluruh Indonesia hingga akhir 2025 mencapai 3.115,981 kilometer. Kalau dirinci, Sumatera punya 1.104,42 km, Jawa mendominasi dengan 1.842,77 km, sementara Bali, Kalimantan, dan Sulawesi masing-masing menyumbang 10,07 km, 97,27 km, dan 61,46 km.
Tak Hanya Tol, Jalan dan Jembatan Juga Bertambah
Pembangunan infrastruktur sepanjang tahun lalu ternyata tidak berhenti di jalan tol. Data dari Ditjen Bina Marga Kementerian PU menunjukkan capaian lain yang patut dicatat.
Untuk jalan nasional baru, misalnya, ada tambahan sepanjang 143,98 km yang berhasil diselesaikan. Pembangunan jembatan baru dan duplikasi jembatan juga cukup gencar, dengan total panjang mencapai 2.561,59 meter.
Tak ketinggalan, flyover dan underpass yang dibangun sepanjang 2025 mencapai 1.068,75 meter. Angka-angka ini memberikan gambaran bahwa upaya pemerataan konektivitas terus digalakkan.
Di tingkat daerah, progresnya juga terlihat. Panjang jalan daerah yang berhasil dibangun mencapai 617,23 km. Sementara untuk jembatan daerah, totalnya ada 4.346 meter yang sudah bisa dimanfaatkan.
Artikel Terkait
Goldman Sachs Pertahankan Target Harga Emas USD 5.400 per Troy Ounce pada 2026
Harga Emas Anjlok 11,3%, Penurunan Terparah Sejak Krisis 2008
Pemerintah Terapkan WFH Jumat dan Efisiensi Energi Mulai April 2026
Bulog Pastikan Penyaluran 828 Ribu Ton Beras SPHP Berjalan Sepanjang 2026