Kementerian China Desak Pengguna iPhone dan iPad Segera Perbarui iOS untuk Hindari Eksploitasi Aktif

- Minggu, 05 April 2026 | 09:15 WIB
Kementerian China Desak Pengguna iPhone dan iPad Segera Perbarui iOS untuk Hindari Eksploitasi Aktif

Peringatan keras datang dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) untuk para pengguna iPhone dan iPad. Intinya sederhana tapi serius: segera perbarui perangkat lunak Anda jika masih memakai versi lama. Kalau tidak, risiko diretas mengintai di depan mata.

Menurut laporan Gizchina pada Sabtu (4/4), imbauan resmi itu menyasar semua perangkat dengan iOS atau iPadOS versi 13.0 hingga 17.2.1. MIIT mendesak pengguna untuk segera meng-update ke versi terbaru yang didukung. Alasannya jelas: ada eksploitasi aktif yang sedang berjalan, dan celah keamanan ini sudah dimanfaatkan oleh penyerang.

Lalu, bagaimana cara kerjanya? Modusnya sebenarnya cukup klasik, tapi efektif. Penyerang menyebarkan kode berbahaya lewat browser Safari. Mereka memancing korban untuk mengunjungi situs yang sudah disusupi bisa melalui SMS phishing, email tipuan, atau bahkan hasil pencarian di internet yang sengaja dimanipulasi.

Yang mengkhawatirkan, serangan ini tidak memerlukan tindakan rumit dari pengguna. Cukup dengan membuka tautan berbahaya itu di Safari, di perangkat yang belum ditambal, akses sudah bisa diberikan kepada si peretas. Tidak ada pengunduhan aplikasi mencurigakan. Tidak ada permintaan izin aneh. Hanya sebuah klik pada tautan jebakan di sistem yang sudah usang.

Jika berhasil, dampaknya parah. Penyerang bisa memasang malware kendali jarak jauh, menguras data sensitif, dan meraih akses administratif penuh ke perangkat. Bayangkan, mereka bisa mengoperasikan ponsel atau tablet Anda diam-diam, mengintip pesan, foto, lokasi, hingga data keuangan tanpa sepengetahuan Anda.

“Kombinasi kemudahan serangan dan tingkat akses yang didapat inilah yang membuat situasi ini dianggap mendesak,” begitu kira-kira penjelasan MIIT. Ini bukan sekadar imbauan biasa.

Nah, siapa saja yang rentan? Jangkauannya luas. iOS versi 13 hingga 17.2.1 mencakup banyak perangkat yang mungkin belum di-update. Padahal, versi terbaru saat ini sudah mencapai iOS 26. Artinya, jika Anda tertinggal beberapa versi besar, Anda termasuk dalam kategori yang berisiko tinggi.

Untuk mengecek, buka Pengaturan > Umum > Tentang > Versi iOS. Jika angkanya berada di antara 13.0 dan 17.2.1, segera lakukan pembaruan melalui Pengaturan > Umum > Pembaruan Perangkat Lunak.

Namun begitu, ada catatan khusus untuk perangkat lawas yang tidak lagi mendukung pembaruan terbaru. Risikonya jauh lebih tinggi. MIIT menyarankan untuk mempertimbangkan penggantian perangkat, terutama jika digunakan untuk menyimpan data pribadi atau finansial yang sensitif.

Di sisi lain, kewaspadaan tetap jadi kunci utama. Meski perangkat sudah diperbarui, hindari mengklik tautan mencurigakan dari sumber tak dikenal. Aktifkan juga fitur pembaruan otomatis agar Anda tidak ketinggalan tambalan keamanan di masa depan.

Serangan dengan pola serupa dilaporkan telah menyasar pengguna di sejumlah negara, termasuk China sendiri, Malaysia, Turki, Arab Saudi, dan Ukraina. Ini menunjukkan bahwa ancamannya bersifat global, bukan insiden lokal.

Jadi, intinya sederhana: cek versi iOS Anda sekarang juga. Lakukan update. Dan tetaplah waspada. Langkah-langkah sederhana itu bisa menjadi benteng penting melindungi data dan privasi Anda dari tangan-tangan tak diundang.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar