Veda Ega Pratama Bangkit dari Crash Perdana Moto3, Target Top 10 di Jerez

- Jumat, 03 April 2026 | 06:30 WIB
Veda Ega Pratama Bangkit dari Crash Perdana Moto3, Target Top 10 di Jerez

Veda Ega Pratama menelepon ayahnya. Itu yang dilakukannya tak lama setelah balapan Moto3 di Texas berakhir dengan insiden. Di Circuit of the Americas (COTA), Austin, pembalap Honda Team Asia itu mengalami kecelakaan pada Senin dini hari WIB, 30 April 2026. Sekarang, pikirannya sudah melayang ke Spanyol. Targetnya untuk balapan di Jerez nanti sederhana saja: masuk 10 besar.

Sudarmono, sang ayah yang juga mantan pembalap nasional, membenarkan kabar itu. "Kemarin memang setelah balapan dia telepon lah," ujarnya.

Ia lalu menjelaskan apa yang terjadi. "Masalahnya memang dia ada kesalahan, makanya ada slide, gasnya terlalu agresif," tutur Sudarmono.

Menurutnya, ada faktor lain yang berperan. Sirkuit COTA masih sangat asing bagi Veda. "Jadi (bagian) belakang motornya ada slide dan sirkuit (COTA) itu memang baru (untuk Veda). Dan mungkin kondisi terlalu belum terlalu hafal juga," bebernya lagi.

Mental dan Fisik Veda Tetap Prima

Crash di Texas itu adalah yang pertama buat Veda di ajang Moto3. Tapi, jangan khawatir. Sudarmono menegaskan kondisi putranya baik-baik saja, baik secara mental maupun fisik. Pengalaman jatuh itu justru dianggapnya sebagai pelajaran berharga.

"Setelah crash, secara mental sih enggak masalah, karena itu untuk tahap belajar sih dan tambah pengalaman," jelasnya.

Soal fisik? Alhamdulillah, tak ada cedera serius. "Setelah crash, kondisi Veda, aman sih, alhamdulillah enggak ada cedera," tambah Sudarmono dengan nada lega. Harapannya satu: Veda bisa terus berkembang dari sini.

Pandangan ke Jerez, Spanyol

Moto3 kini masuk masa jeda tiga pekan. Seri berikutnya baru akan digelar di Sirkuit Jerez, akhir April 2026. Sudarmono tentu punya harapan besar untuk putranya di sana.

Ia ingin Veda tampil lebih baik dan sanggup bersaing ketat di papan atas. Optimisme itu tetap menyala.

"Dan keyakinan untuk di Jerez, menurut saya ya tetap belajar buat Veda. Tapi mudah-mudahan tetap dia yakin bisa di sepuluh besar, ya mudah-mudahan bisa lah di sepuluh besar. Itu aja sih targetnya," pungkas Sudarmono.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar