Libur Paskah tahun ini, seperti biasa, memicu arus mudam yang cukup deras. PT Jasa Marga mencatat, tak kurang dari 352.578 kendaraan memadati jalan-jalan tol keluar dari Jabodetabek selama dua hari puncak, yakni 2 dan 3 April 2026. Angkanya melonjak signifikan, sekitar 16,74 persen lebih tinggi dari arus normal yang biasanya berkisar di 302.016 kendaraan.
Data itu sendiri dikumpulkan dari empat titik utama. Gerbang tol Cikupa (arah Merak), Ciawi (menuju Puncak), lalu Cikampek Utama untuk yang menuju Trans Jawa, dan Kalihurip Utama bagi para pemudik yang tujuannya Bandung.
Menanggapi fenomena ini, Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan kesiapan penuh operasional jalan tol. Ia menekankan bahwa pemantauan intensif dan pengendalian lalu lintas telah dilakukan, terutama di koridor-koridor vital keluar-masuk Jakarta dan sekitarnya.
“Selain memastikan kesiapan layanan operasional, kami juga mengoptimalkan teknologi terintegrasi melalui aplikasi Travoy untuk membantu pengguna jalan merencanakan perjalanan yang lebih efektif dan efisien,”
ujar Rivan dalam rilis resminya, Sabtu (4/4/2026).
Kalau dilihat dari distribusinya, ternyata mayoritas pemudik lebih memilih menuju arah timur. Sekitar 167.575 kendaraan, atau hampir 47,5 persen dari total, bergerak ke arah Trans Jawa dan Bandung. Lonjakan di koridor ini cukup fantastis, mencapai 31,15 persen dibanding hari biasa.
Di sisi lain, arus ke barat tepatnya menuju Merak justru mengalami penurunan. Hanya 97.105 kendaraan yang tercatat, turun 4,05 persen dari kondisi normal. Sementara itu, arus ke selatan menuju kawasan Puncak tetap ramai dengan 87.898 unit kendaraan, naik sekitar 20,36 persen.
Menjelang arus balik yang diprediksi tak kalah padat, Jasa Marga kembali mengingatkan para pengendara. Persiapan perjalanan, mulai dari kondisi fisik pengemudi hingga kelayakan kendaraan, mutlak diperlukan. Mereka juga menyarankan untuk memaksimalkan aplikasi Travoy. Lewat aplikasi itu, informasi seperti kondisi lalu lintas terkini, lokasi rest area, tarif tol, hingga akses CCTV bisa diakses secara real-time. Dengan begitu, perjalanan mudik pun diharapkan bisa lebih nyaman dan aman.
Artikel Terkait
Nama Nenad Bacina Muncul dalam Bursa Calon Pelatih PSM Makassar Musim Depan
BMKG: Cuaca Jakarta Saat Idul Adha Cerah Berawan, Hujan Ringan di Malam Hari
Fabregas Bawa Como 1907 ke Liga Champions untuk Pertama Kalinya, Manajemen Beri Kontrak Baru Rp92,6 Miliar
Industri Tambang Desak Kepastian Hukum Transisi Ekspor ke Badan Baru PT Danantara