Wilayah Cibeber di Cilegon kembali terendam. Hujan yang turun sejak semalam tak henti-hentinya, mengguyur kawasan itu hingga akhirnya banjir tak terhindarkan. Ketinggian airnya, menurut laporan, mencapai satu setengah meter cukup untuk menyapu banyak hal.
Ini bukan kali pertama Sambirata, Cibeber, mengalami kejadian seperti ini. Sejak awal tahun, permukiman warga sudah beberapa kali berubah menjadi kolam. Penyebabnya selalu berulang: sistem drainase yang buruk. Begitu hujan datang dengan intensitas tinggi, saluran air yang sempit itu tak lagi mampu menampung, dan air pun meluap ke rumah-rumah.
Kepala BPBD Cilegon, Damanhuri, membenarkan hal itu.
"Hujan dengan intensitas tinggi dan drainase yang sempit, menyebabkan air menggenangi pemukiman warga," katanya, Jumat (7/2/2026).
Artikel Terkait
Indonesia Tangguhkan Pembahasan Dewan Perdamaian, Fokus ke Keamanan WNI di Timur Tengah
Pertahanan Udara UEA Gagalkan 9 Rudal Balistik dan 109 Drone dari Iran
BFI Finance Catat Pendapatan Rp6,7 Triliun di Tengah Tantangan Industri 2025
Trump Tuntut Penyerahan Tanpa Syarat dari Iran di Tengah Eskalasi Konflik