Selain itu, Kartika menyampaikan bahwa pemerintah akan fokus melakukan pengembangan sumber daya manusia pedesaan yang unggul menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, serta ekonomi demi menciptakan kesejahteraan merata.
Ini sejalan dengan target Indonesia emas di 2045 dengan menjadi negara maju dan salah satu kekuatan besar ekonomi dunia.
”Semangat transformasi ini diharapkan mulai terbentuk di entitas desa melalui sinergi dengan BRI Group, termasuk pemberdayaan yang tepat sasaran sesuai potensi setiap desa dan karakteristik desa yang dibina,” lanjutnya.
Dalam acara tersebut turut hadir Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Direktur Utama BRI Sunarso dan Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting.
Nugraha Karya Desa BRILiaN merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh BRI sebagai rangkaian program Desa BRILiaN yang fokus pada pengembangan empat aspek.
Pertama, BUMDesa sebagai motor ekonomi desa. Kedua, digitalisasi dalam implementasi produk dan aktivitas di desa.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: ayopalembang.com
Artikel Terkait
BEI Catat Empat Emisi Baru, Tembus Rp216 Triliun di Awal 2026
IHSG Pacu Kembali ke Level 9.000, Transaksi Saham Melonjak 48%
IHSG Tembus 9.000, Rekor Baru dan Euforia Investor Warnai Awal 2026
Data Tenaga Kerja AS Mengejutkan, Wall Street Malah Meroket