PT Soho Global Health Tbk (SOHO) baru saja mengumumkan rencana pembagian dividen interim yang cukup besar. Nilainya mencapai Rp420 miliar, dan ini bakal dibayarkan ke pemegang saham pada tahun 2026 nanti. Kalau dirinci per lembar saham, angkanya sekitar Rp33,1.
Keputusan ini sudah disetujui oleh dewan komisaris perusahaan pada akhir Desember 2025 lalu. Yang menarik, besaran dividen ini nyaris menyedot seluruh laba bersih yang diraup perusahaan. Tepatnya, 95,45 persen dari laba bersih sebesar Rp440 miliar yang diatribusikan ke entitas induk.
Menurut sejumlah saksi, langkah ini menunjukkan kepercayaan direksi terhadap kondisi keuangan SOHO yang dianggap solid. Soalnya, meski laba dibagikan hampir habis, posisi ekuitas perusahaan masih terlihat kuat. Catatannya, total ekuitas tercatat di angka Rp2,84 triliun, dengan saldo laba ditahan yang bebas digunakan sekitar Rp983,42 miliar.
Lalu, kapan dan bagaimana pembayarannya? Bagi investor yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 9 Januari 2026 tepatnya sampai pukul 4 sore berhak mendapatkan dividen ini. Pembayarannya sendiri baru akan dilakukan beberapa minggu kemudian, yaitu pada 22 Januari 2026.
Nah, untuk jadwal lengkapnya, simak baik-baik:
Cum Dividen Interim di Pasar Reguler dan Negosiasi: 7 Januari 2026
Ex Dividen Interim di pasar yang sama: 8 Januari 2026.
Sedangkan untuk Pasar Tunai, cum dividen jatuh pada 9 Januari dan ex dividen-nya pada 12 Januari 2026. Tanggal 9 Januari itu sekaligus jadi patokan siapa saja pemegang saham yang berhak. Seperti sudah disebut, pembayaran cair pada 22 Januari 2026.
Jadi, bagi investor SOHO, awal tahun depan ada angin segar nih. Perusahaan tampaknya memilih untuk langsung membagikan kinerja positifnya kepada pemilik saham, ketimbang menahannya terlalu lama di dalam kas.
Artikel Terkait
Rupiah Menguat 114 Poin ke Rp17.944 Usai BI Naikkan Suku Bunga, Konflik Iran-AS Kembali Memanas
IHSG Melonjak 3,14 Persen, Saham Bank dan Konglomerasi Dorong Rebound
Bursa Asia Terpuruk, Harga Minyak Melonjak Akibat Serangan AS ke Iran
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.744, Mayoritas Sektor Tertekan