Pemerintah lewat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tak main-main dengan program Kampung Nelayan Merah Putih. Setelah sebelumnya membangun di 65 titik, tahun depan mereka akan menambah 35 lokasi baru lagi di berbagai pesisir Indonesia. Kalau dijumlah, totalnya mencapai seratus kampung nelayan.
Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaannya, Trian Yunanda, mengonfirmasi hal ini. Menurutnya, kontrak untuk 35 lokasi tambahan itu sudah ditandatangani.
"Kami sudah berkontrak kemarin dan pembangunan bisa segera dilakukan di 35 lokasi tambahan," katanya, seperti dilaporkan Antara, Minggu lalu.
Dana yang digelontorkan untuk tahap kedua ini cukup besar, mencapai Rp 859 miliar. Skemanya pakai kontrak tahun jamak. Targetnya, semua pembangunan harus kelar paling lambat Mei 2026. Tapi Trian berpesan, kecepatan jangan sampai mengorbankan kualitas. Mutu konstruksi dan estetika harus dijaga, begitu juga ketepatan waktu.
Yang tak kalah penting, masyarakat lokal harus dilibatkan sebagai pekerja. Dengan begitu, dampak ekonominya bisa langsung terasa oleh warga sekitar saat pembangunan berlangsung.
Artikel Terkait
Gubernur Fed Stephen Miran Desak Pemotongan Suku Bunga Lebih Agresif Dukung Pasar Tenaga Kerja
Wall Street Menguat Didorong Pernyataan Trump Soal Iran, Teheran Bantah Klaim Kontak
TOWR Catat Laba Bersih Rp3,68 Triliun di 2025, Tumbuh 10,3%
Tiga Emiten Siap Bagikan Dividen Tunai Rp13,17 Triliun pada April 2026