Besok, Selasa (16/12), kemungkinan besar kita akan tahu angka Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun depan. Kabarnya, Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) soal pengupahan sudah ada di meja Presiden Prabowo Subianto dan tinggal menunggu tanda tangan. Hal ini disampaikan Menaker Yassierli usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin kemarin.
“Besok, besok Insyaallah saya umumkan ya,” ujar Yassierli dengan nada optimis di Istana Presiden.
Dia melanjutkan, “UMP RPP sudah di meja pak Presiden tinggal ditandatangani. Insyaallah tadi sudah di meja beliau, tunggu, kalau bisa hari ini (ditandatangani) kalau enggak besok ditandatangani, sesudah itu nanti saya umumkan insyaallah.”
Meski begitu, belum jelas apakah pengumuman nanti akan disampaikan langsung oleh Prabowo atau justru oleh Menaker sendiri. Yang pasti, Yassierli menekankan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan buruh. Komitmen itu, katanya, sudah terlihat dari beberapa kebijakan sebelumnya.
Dia menyebut kenaikan upah 6,5 persen tahun lalu, pemberian bantuan hari raya, sampai perhatian serius pada peringatan May Day. Belum lagi diskon iuran JKK dan JKP, serta manfaat JKP yang dinaikkan jadi 60 persen dari gaji untuk periode enam bulan.
“Itu menunjukkan komitmen kita bahwa kita sangat concern terkait dengan kesejahteraan buruh,” tegasnya.
Menurut Yassierli, ada satu hal baru yang akan diterapkan. Pemerintah bakal memberikan rentang atau range penyesuaian upah, bukan angka tunggal seperti tahun lalu. Tujuannya, agar daerah punya ruang gerak untuk menetapkan UMP sesuai kondisi wilayah masing-masing, tentu dengan mempertimbangkan perhitungan kebutuhan hidup layak.
Lalu, apakah rentang kenaikan tahun ini akan lebih tinggi, bahkan menyentuh dua digit? Menaker enggan berkomentar lebih jauh. Dia cuma meminta semua pihak bersabar menunggu pengumuman resmi besok.
“Tunggu aja besok ya. Tahun lalu kan tidak range, tahun lalu kan sama satu angka, dan insyaallah arahan dari beliau tadi dan itu yang kita usulkan insyaAllah nanti dalam bentuk range,” tutupnya singkat.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020