Jakarta baru-baru ini menjadi saksi sebuah acara yang meriah, penuh warna, dan sarat makna. Di Jakarta Indonesia Korea School, sekitar 250 orang berkumpul untuk merayakan puncak dari ajang Penganugerahan Sastra Indonesia & Korean Culture Study 2025. KB Bank Indonesia hadir di sana, dengan komitmen yang jelas: memperkuat lagi jalinan erat antara Indonesia dan Korea, kali ini lewat dunia kata-kata dan seni.
Acara tahunan ini memang sudah jadi wadah kreatif yang dinanti. Pesertanya beragam, mulai dari pelajar, mahasiswa, sampai masyarakat umum. Mereka semua beradu karya dalam tiga kompetisi berbeda: Cerita Indonesia, Cerita Ekologi Indonesia, dan Cerita Koreaku. Lewat cerpen, esai, dan puisi, mereka menuangkan kisah, pengalaman, dan refleksi budaya. Bagi KB Bank, dukungan untuk acara semacam ini bukan sekadar sponsor biasa. Ini adalah bagian dari kontribusi nyata mereka untuk merawat hubungan kebudayaan kedua negara yang sudah terjalin puluhan tahun lamanya.
Lebih Dari Sekadar Urusan Keuangan
Kehadiran jajaran pimpinan bank dalam acara itu menegaskan betapa seriusnya mereka. Direktur Utama KB Bank Indonesia, Kunardy Darma Lie, tampak hadir didampingi oleh Direktur Keuangan Jang Hyuk Im. Mereka menyaksikan langsung antusiasme dan kreativitas para peserta.
“KB Bank percaya bahwa hubungan Indonesia dan Korea tidak hanya dibangun melalui kerja sama ekonomi dan keuangan, tetapi juga melalui kedekatan budaya,” ujar Kunardy.
Dia menambahkan, dukungan terhadap ajang sastra ini adalah bagian dari upaya memperkuat pemahaman, toleransi, dan persahabatan antar masyarakat. Sebagai bagian dari KB Financial Group, bank ini memang punya fokus untuk mendorong inisiatif-inisiatif yang punya dampak sosial dan edukatif, terutama bagi generasi muda.
“Kreativitas dalam sastra dan seni adalah salah satu bentuk ekspresi paling tulus dari sebuah bangsa. Kami bangga dapat hadir dan mendukung ruang yang memungkinkan generasi muda Indonesia dan Korea bertemu melalui cerita, ide, dan nilai-nilai positif,” lanjutnya.
Harmoni yang Tercipta di Atas Panggung
Suasana malam penganugerahan itu sendiri benar-benar hidup. Bukan cuma soal pengumuman pemenang. Rangkaian pertunjukan tradisional silih berganti memukau penonton. Gemericik angklung dan kekompakan Tari Saman dari Indonesia berpadu dengan alunan musik Korea dan energiknya K-Dance. Pertunjukan itu seperti metafora sempurna: harmoni indah yang sudah lama dibangun antara dua bangsa.
Di balik kesuksesan acara bergengsi ini, ada kerja sama solid antara Indonesian & Korean Culture Study (IKCS) dan Korean Association Indonesia. Mereka juga didukung oleh sejumlah institusi seperti Overseas Koreans Agency dan Korea-Indonesia Forest Cooperation Center (KIFC). Proses kurasi karya pun tak main-main. Dewan juri yang terdiri dari akademisi, penulis, dan budayawan dari kedua negara menjamin kualitas dan kredibilitas setiap karya pemenang.
Nah, dengan keikutsertaan KB Bank di dalamnya, komitmen mereka semakin jelas. Mereka ingin jadi lebih dari sekadar penyedia layanan keuangan. Visinya adalah menjadi mitra yang aktif berperan dalam pembangunan sosial, edukasi, dan tentu saja, budaya. Mereka memberi ruang bagi kreativitas untuk tumbuh, sekaligus mempererat hubungan antar masyarakat. Sebuah langkah yang menunjukkan, bisnis dan nilai-nilai kemanusiaan bisa berjalan beriringan.
Artikel Terkait
Petinggi BCA Borong Saham Sendiri di Tengah Tekanan Jual
IMF Peringatkan Utang AS Capai 125% PDB, Butuh Penyesuaian Fiskal Terbesar
Cerebras Systems Ajukan IPO di Nasdaq Didukung Komitmen Besar OpenAI
Harga Minyak Sawit Malaysia Melemah, Dihantam Permintaan Lesu dan Anjloknya Harga Minyak Dunia