Katanya, serius.
Meningkatkan Tata Kelola
Di sisi lain, Guru Besar FEB UI, Budi Frensidy, melihat demutualisasi sebagai sebuah keharusan. Langkah ini dinilainya penting untuk mendongkrak daya saing BEI di kancah global.
Pendapatnya jelas. Struktur baru akan membawa tata kelola yang lebih profesional dan akuntabel. Pemerintah, dalam hal ini, dinilainya membutuhkan ekosistem pasar modal yang jauh lebih kuat. Baik dari sisi suplai seperti free float, maupun dari sisi permintaan investor institusi. "Penguatan ekosistem penting agar likuiditas pasar makin dalam dan mengurangi potensi benturan kepentingan," tegas Budi.
Tapi, ya, selalu ada tapinya. Budi tak menampik bahwa demutualisasi juga punya sisi gelap. Risiko komersialisasi menjadi kekhawatiran yang paling nyata.
Ujarnya. Sebuah peringatan yang patut dicermati sebelum langkah besar ini benar-benar diambil.
Artikel Terkait
MIND ID dan Pertamina Pacu Hilirisasi Batu Bara untuk Tekan Impor LPG
Bencana Akhir Tahun: 189 Ribu Rumah Rusak di Aceh hingga Sumatera
Menabung 100 Juta Sehari, Butuh 308 Juta Tahun untuk Mengejar Elon Musk
Rupiah Tersungkur di Awal 2026, Tertekan Dolar dan Sinyal Domestik