Pasar saham Indonesia kembali berakhir di zona merah pada perdagangan siang ini, Jumat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah 0,24 persen, terperosok ke level 8.399,33. Tak sendirian, indeks LQ45 juga ikut terseret dengan penurunan 0,41 persen ke posisi 844,565.
Pergerakan saham di dalam negeri terlihat cukup beragam. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 264 emiten berhasil mencetak keuntungan. Namun, jumlahnya kalah dengan saham yang tertekan, yaitu 336 saham. Sementara itu, sebanyak 205 saham lainnya stagnan tanpa perubahan harga yang berarti.
Di tengah pelemahan ini, transaksi tetap berdenyut. Volume perdagangan mencapai 20,59 miliar saham yang diperdagangkan dalam 1,1 juta kali frekuensi. Nilai transaksinya pun tidak main-main, menembus angka Rp 8,5 triliun.
Beberapa saham tampaknya menjadi penyumbang terbesar tekanan pada indeks. Saham-saham yang masuk dalam daftar "top losers" siang ini antara lain:
Artikel Terkait
IHSG Terkoreksi 1,6%, Mayoritas Sektor Tertekan di Awal Pekan
BEI Jatuhkan Lebih dari 3.000 Sanksi Sepanjang 2025, Mayoritas Keterlambatan Laporan
Impor Indonesia Tembus US$21,2 Miliar di Januari 2026, Naik 18,21 Persen
Harga Emas Pegadaian Melonjak Rp38-44 Ribu per Gram Imbas Ketegangan AS-Israel-Iran