Fokus pelaku pasar kini tertuju pada hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia hari ini, yang secara umum diperkirakan akan mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate di level 4,75 persen.
Sementara itu, pasar global juga menanti sejumlah rilis data ekonomi. Dari Inggris, inflasi Oktober diperkirakan melandai menjadi 3,6 persen year-on-year. Di kawasan Euro, inflasi diproyeksi turun tipis menjadi 2,1 persen year-on-year. Dari Amerika Serikat, Minutes rapat Federal Open Market Committee akan dicermati untuk mencari petunjuk arah kebijakan moneter The Fed.
Di sisi lain, analis MNC Sekuritas memberikan pandangan alternatif. Mereka menilai, setelah terkoreksi, IHSG masih berpeluang untuk menguat menuju rentang 8.487-8.539 dalam skenario terbaik. Level support koreksi terdekat berada di area 8.279-8.332.
Untuk perdagangan hari ini, sejumlah saham masuk dalam radar analis, antara lain TPIA, CPIN, ISAT, BBRI, ULTJ, BFIN, BUVA, dan PTRO.
Artikel Terkait
Rupiah Melemah Tipis di Tengah Ketegangan AS-Iran dan Data Inflasi AS
MCOL Dirikan Anak Usaha Rp18,75 Miliar untuk Garap Bisnis Data dan TI
Pemerintah Hapus 11.014 Nama dari Daftar Penerima Bansos Mulai April 2026
IHSG Menguat Tipis 0,46% di Sesi Pagi, Volume Transaksi Tembus Rp10 Triliun