Poltracking Indonesia baru saja merilis temuan terbaru mereka soal elektabilitas partai. Hasilnya cukup menarik. Partai Gerindra berhasil menduduki posisi puncak, sementara PDIP dan Golkar menyusul di belakangnya.
Survei ini digelar awal Maret lalu, tepatnya tanggal 2 sampai 8. Mereka mewawancarai 1.220 responden secara tatap muka, yang tersebar di seluruh provinsi. Metode pemilihannya acak, dengan teknik multistage random sampling. Soal akurasi, margin of error survei ini sekitar /- 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Menurut peneliti utamanya, Masduri Amwari, responden diminta memilih dengan simulasi surat suara yang dilengkapi nama dan gambar partai. Cara ini dinilai bisa mendekati kondisi pemungutan suara yang sebenarnya.
"Di mana hasilnya Partai Gerindra 26,1%, PDIP 15,4%, kemudian Golkar 9,0%, lalu PKB 8,1%, PKS 5,9%, Demokrat 5,6%, dan NasDem 5,5%," jelas Masduri dalam konferensi pers yang diunggah di YouTube Poltracking, Senin (13/4/2026).
Di sisi lain, sejumlah partai lain justru berada di bawah angka 5%. PAN, PPP, dan PSI masuk dalam kelompok ini. Sementara itu, partai-partai seperti Perindo, PBB, Garuda, Hanura, hingga Partai Buruh hanya meraih elektabilitas di level nol koma persen. Cukup menggelisahkan bagi mereka yang berada di kategori terakhir ini.
Nah, untuk rincian lengkapnya, berikut daftar elektabilitas partai politik versi Poltracking:
Gerindra 26,1% PDIP 15,4% Golkar 9,0% PKB 8,1% PKS 5,9% Partai Demokrat 5,6% Partai NasDem 5,5% PAN 2,0% PPP 1,5% PSI 1,2% Partai Perindo 0,7% PBB 0,4% Partai Garuda 0,3% Partai Gelora 0,2% Partai Ummat 0,1% Partai Hanura 0,1% PKN 0,1% Partai Buruh 0,1% Tidak tahu/tidak jawab 17,7%
Artikel Terkait
Polisi Gagalkan Peredaran Ganja saat Patroli Libur Idul Adha di Tangerang
Polisi Sita 30 Cartridge Vape Berisi Narkotika Jenis Baru di Cengkareng, Satu Kurir Dibekuk
Jadwal Salat Surabaya Jumat 29 Mei 2025: Imsak Pukul 04.03 WIB, Zuhur 11.28 WIB
Relawan Indonesia Herman Budianto Ungkap Penyiksaan Brutal Tentara Israel saat Bajak Kapal Bantuan Gaza