IHSG Hari Ini Diproyeksikan Tembus 8.480? Ini Analisis Teknikal & 8 Rekomendasi Saham

- Selasa, 18 November 2025 | 06:54 WIB
IHSG Hari Ini Diproyeksikan Tembus 8.480? Ini Analisis Teknikal & 8 Rekomendasi Saham
Proyeksi IHSG Hari Ini: Analisis Teknikal dan Rekomendasi Saham

Proyeksi IHSG Menguat: Analisis Teknikal dan Rekomendasi Saham Terkini

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatannya pada perdagangan hari ini. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG berhasil menguat dan ditutup di level 8.416,88, mencetak kenaikan sebesar 0,55 persen.

Analisis Teknikal dan Potensi Target IHSG

Analisis teknikal dari Phintraco Sekuritas menunjukkan bahwa IHSG berhasil bertahan di atas level Moving Average 5 (MA5). Sinyal positif juga terlihat dari kenaikan histogram pada indikator MACD. Indikator Stochastic RSI tercatat membentuk pola Golden Cross di area overbought, yang mengindikasikan momentum bullish masih kuat.

Berdasarkan konfigurasi teknikal ini, IHSG berpotensi untuk melanjutkan penguatan dan menguji level resistance di kisaran 8.450 hingga 8.480.

Performa Sektor dan Kondisi Rupiah

Pada perdagangan sebelumnya, sektor properti tercatat sebagai penyumbang penguatan paling signifikan. Sebaliknya, sektor basic material mengalami tekanan penjualan yang paling dalam.

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS melemah dan ditutup sekitar level Rp 16.736. Pelemahan ini terjadi seiring dengan penguatan indeks Dolar AS, yang didorong oleh komentar pejabat The Fed yang dianggap hawkish. Komentar ini meredam ekspektasi pasar mengenai penurunan suku bunga The Fed pada Desember 2025.

Tekanan pada Rupiah ini meningkatkan peluang Bank Indonesia untuk mempertahankan BI Rate pada level 4,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur yang berlangsung.

Sentimen Pasar Global dan Ekonomi Jepang

Pasar saham Asia ditutup dengan performa yang beragam. Sentimen investor turut dipengaruhi oleh memanasnya hubungan diplomatik antara China dan Jepang, di mana China mengeluarkan imbauan peringatan perjalanan dan studi untuk warganya ke Jepang.

Dari sisi data ekonomi, Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang untuk kuartal III 2025 mengalami kontraksi sebesar 0,4 persen secara kuartalan. Meski mencatat kontraksi pertama sejak Kuartal I 2024, angka ini masih lebih baik dari perkiraan kontraksi 0,6 persen. Pelemahan ini terutama disebabkan oleh melemahnya konsumsi masyarakat di tengah meningkatnya tekanan harga.

Rekomendasi Saham dari Analis

Phintraco Sekuritas memberikan rekomendasi saham pilihan atau top picks untuk perdagangan hari ini, yang meliputi saham-saham seperti BBRI, ASII, ASRI, MYOR, dan WIIM.

Pandangan serupa mengenai tren penguatan IHSG disampaikan oleh Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas. Secara teknikal, IHSG dikonfirmasi masih berada dalam fase uptrend, didukung oleh posisi MA20 dan MA60 yang membentuk positive crossover. Indikator Relative Strength Index (RSI) juga memberikan sinyal positif.

Dari Mirae Asset Sekuritas, rekomendasi saham yang dapat diperhatikan adalah CUAN, TPIA, dan ULTJ.

Faktor Pendukung dari Dalam dan Luar Negeri

Dari sisi sentimen global, pernyataan Gubernur Federal Reserve Christopher Waller yang mendukung pemangkasan suku bunga pada Desember memberikan sentimen positif, meski diwarnai kekhawatiran atas pelemahan pasar tenaga kerja AS.

Di dalam negeri, konsensus pasar memperkirakan BI Rate akan dipertahankan pada level 4,75 persen. Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Selain itu, likuiditas pasar modal juga diharapkan meningkat dengan rencana masuknya Danantara yang dijadwalkan mulai berinvestasi pada Januari 2026.

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar