Samindo Resources Pacu Target Overburden Removal ke 34,5 Juta BCM pada 2026

- Rabu, 25 Februari 2026 | 10:15 WIB
Samindo Resources Pacu Target Overburden Removal ke 34,5 Juta BCM pada 2026

PT Samindo Resources Tbk (MYOH) punya target ambisius untuk dua tahun ke depan. Perusahaan jasa tambang ini membidik volume pemindahan batuan penutup atau overburden removal hingga 34,5 juta bank cubic meter (BCM) sepanjang 2026. Angka itu terlihat cukup tinggi, apalagi jika dibanding realisasi tahun lalu yang 'hanya' sekitar 32 juta BCM.

Lantas, bagaimana cara mencapainya? Menurut Corporate Secretary Samindo, Ahmad Zaki Natsir, kuncinya ada di optimalisasi. "Kami mengedepankan strategi work engagement organization yang berorientasi pada kinerja," ujarnya di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Dia menjelaskan, strategi itu bertujuan memastikan setiap anak usaha bisa beroperasi dengan keandalan maksimal, meski industri tambang lagi dinamis-dinamisnya.

Optimisme Zaki ini ternyata tak goyah meski ada kabar soal pemangkasan produksi dalam RKAB batu bara oleh Kementerian ESDM. Target 34,5 juta BCM itu tetap dianggap realistis. Selain overburden, mereka juga mengejar produksi batubara atau coal getting sebesar 4,5 juta ton. Untuk mewujudkan semuanya, perusahaan bakal memaksimalkan efisiensi lewat manajemen biaya yang ketat dan tentu saja, standar keselamatan yang tak bisa ditawar terutama untuk armada alat berat yang usianya sudah tak muda lagi.

Nah, sepertinya langkah optimalisasi itu sudah mulai membuahkan hasil. Di bulan Januari 2026 lalu, kinerja operasional mereka bergerak positif dan bahkan melampaui proyeksi. Volume overburden removal berhasil mencapai 3,1 juta BCM, mengalahkan target bulanan yang ditetapkan di angka 2,8 juta BCM.

Di segmen coal getting, ceritanya serupa. Produksi yang direalisasikan mencapai 519 ribu ton, lebih baik dari target 490 ribu ton. Kalau dirata-rata, capaian di bulan pertama tahun ini sudah mewakili sekitar 9 sampai 12 persen dari target setahun penuh untuk segmen produksi utama. Bisa dibilang, awal yang bagus untuk pijakan sepanjang 2026.

"Kami optimistis dengan lintasan kinerja perusahaan," kata Zaki menegaskan.

Baginya, realisasi Januari yang konsisten melampaui ekspektasi itu adalah bukti nyata. Indikator bahwa sistem kerja berbasis kinerja yang diterapkan di lapangan memang efektif adanya.

Samindo Resources sendiri mengelola bisnisnya lewat sejumlah anak usaha. Beberapa di antaranya adalah PT SIMS Jaya Kaltim, PT Trasindo Murni Perkasa, sampai PT Transkon Jaya Tbk. Jasa yang ditawarkan pun beragam, mulai dari pemindahan batuan penutup dan produksi batubara, hingga pengangkutan, pemetaan geologi, dan persewaan kendaraan ringan. Portofolio yang cukup lengkap untuk mendukung target besarnya itu.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar