Dari Tuduhan ke Tangan Terbuka: Gelombang Dukungan untuk Tukang Es Gabus Sudrajat

- Selasa, 27 Januari 2026 | 15:48 WIB
Dari Tuduhan ke Tangan Terbuka: Gelombang Dukungan untuk Tukang Es Gabus Sudrajat

Bantuan terus mengalir untuk Sudrajat, si tukang es gabus yang kisahnya menyentuh banyak hati. Dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Pemerintah Kabupaten Bogor, sampai aparat kepolisian, semua turun tangan memberi dukungan.

Suasana di rumah Sudrajat di sebuah gang sempit di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Selasa (27/1) lalu, cukup ramai. Beberapa pihak datang silih berganti. Pemkab Bogor, misalnya, datang dengan membawa bantuan sembako dan perhatian yang lebih mendalam.

Mereka diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Rawa Panjang, Elfi Nila Hartanti, bersama Kepala Desa setempat, Mohammad Agus, dan Ferianto dari Dinas Sosial. Bantuan yang mereka bawa bukan cuma untuk memenuhi kebutuhan perut hari ini.

“Kami akan bantu mereka mengenyam kembali pendidikan sesuai perintah presiden,” tegas Elfi.

Ia menambahkan, “Ini menjadi PR kita untuk lebih memperhatikan masyarakat sekitar agar dapat mengenyam pendidikan.”

Menurut penjelasan Elfi, dari empat anak Sudrajat, hanya satu yang masih bersekolah. Tiga lainnya putus sekolah. Namun begitu, data ini sedikit berbeda dengan pengakuan Sudrajat sendiri yang menyebut punya lima anak, dengan tiga di antaranya tak lagi bersekolah. Perbedaan data ini tampaknya justru menyoroti betapa kompleksnya masalah yang dihadapi keluarga sederhana ini.

Di sisi lain, bantuan juga datang dari Polres Bogor. Konon, polisi berencana memberikan gerobak baru untuk Sudrajat kembali berjualan. Sebelumnya, polisi dan TNI sudah membayar ganti rugi untuk es-es milik Sudrajat yang sempat diuji di laboratorium dan ternyata terbukti layak konsumsi.

Tak ketinggalan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM pun turun tangan. Utusannya sudah menghubungi Sudrajat via telepon dan mengajaknya bertemu. Jika tidak bisa hari itu, pertemuan direncanakan berlangsung esok harinya, Rabu.

Kisah Pilu di Balik Es Gabus

Semua gelombang bantuan ini berawal dari kisah pilu yang menimpa Sudrajat. Ia sempat dituduh menjual es gabus berbahan spons, sebuah tuduhan yang tentu saja meruntuhkan rezekinya. Belakangan, kabar baik datang. Tuduhan itu sama sekali tak berdasar. Es buatannya dinyatakan aman dan layak untuk dikonsumsi.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler