Oleh: Hesti D. Ameliasari
Suasana malam di kawasan Pasar Lama, Banjarmasin, mendadak berubah jadi mencekam. Aksi pelemparan bom molotov ke sebuah rumah warga terekam jelas oleh kamera pengawas. Dalam rekaman itu, terlihat seorang pria mendekati lokasi, lalu dengan cepat melemparkan botol berisi bahan bakar.
Botol kaca itu pecah dan langsung menyulut kobaran api. Sang pelaku, yang belakangan diketahui berinisial ZA, langsung kabur dari TKP. Tapi, polisi bergerak cepat. Kurang dari sehari setelah kejadian, tim gabungan berhasil mengamankan ZA. Dia ditemukan bersembunyi di rumah keluarganya di wilayah Banjarmasin Tengah.
Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Eru Alsepa, membeberkan motif di balik aksi nekat itu. Rupanya, ini berakar dari persoalan rumah tangga yang berantakan.
“Tim kami bekerja cepat dan berhasil mengamankannya dalam waktu singkat. Dari pemeriksaan, pelaku adalah mantan suami dari pemilik rumah yang jadi sasaran,” jelas Kompol Eru, Rabu (25/2/2026).
“Mereka menikah dan bercerai di tahun yang sama, 2024, dan punya satu anak. Perceraian ini ternyata meninggalkan luka emosional yang dalam bagi pelaku,” tambahnya.
Menurut Eru, ZA mengaku sakit hati dan merasa sangat sulit untuk bisa bertemu dengan anak kandungnya yang masih berusia empat tahun. Rasa frustasi itulah yang akhirnya mendorongnya untuk mengambil jalan kekerasan.
“Motifnya jelas, sakit hati plus masalah akses bertemu anak. Dia nekat melempar molotov dengan maksud membakar rumah mantan istrinya,” papar Kapolsek.
Untungnya, api yang menjalar tidak sampai meluas. Warga sekitar dan petugas berhasil memadamkannya sebelum terjadi hal yang lebih buruk. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Kini, ZA telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 308 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Ancaman hukumannya tidak main-main, bisa mencapai 15 tahun penjara.
Polisi pun mengingatkan masyarakat. Menyelesaikan masalah keluarga, seberat apapun, harus melalui jalur yang benar. Mediasi atau hukum, misalnya. Bukan dengan cara-cara yang justru membahayakan nyawa orang lain dan merusak masa depan sendiri.
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
Pertahanan Udara Kuwait Berhasil Cegat Rudal dan Drone, Sirene Serangan Udara Berbunyi di Seluruh Negeri
Prabowo Tegaskan Transformasi Nasional Berlandaskan Pancasila, Siap Hadapi Perlawanan
Ledakan Diduga Bom Perang Dunia II di Biak Tewaskan Lima Warga, Tiga Masih Hilang
Pemukim Yahudi Kembali Serbu Masjid Al-Aqsa di Bawah Kawalan Polisi Israel, Kibarkan Bendera di Halaman Masjid