Barito Pacific Bantah Rencana IPO Griya Idola dan Akuisisi NRCA
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) secara resmi menepis kabar yang beredar mengenai rencana penawaran umum perdana saham (IPO) untuk anak usahanya, PT Griya Idola, di Bursa Efek Indonesia.
David Kosasih, Direktur Barito Pacific, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan rencana maupun pembahasan internal manajemen untuk membawa Griya Idola melakukan IPO. Pernyataan ini disampaikan dalam Paparan Publik perusahaan.
Lebih lanjut, David menjelaskan bahwa sebelum melakukan IPO, Barito Pacific memiliki standar ketat. Perusahaan yang akan go public harus dipersiapkan secara matang, mencakup aspek operasional, kinerja keuangan, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG). Hal ini dilakukan untuk memastikan nilai yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan.
Bantah Rumor Akuisisi Nusa Raya Cipta
Selain isu IPO, David Kosasih juga membantah rumor strategis lainnya. Dia menyangkal kabar yang menyebutkan Griya Idola akan mengakuisisi PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) yang merupakan bagian dari PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) dan Saratoga Group. Menurutnya, informasi tersebut tidak benar.
Ditegaskannya, bisnis properti saat ini bukan merupakan prioritas utama bagi perseroan. Oleh karena itu, Barito Pacific tidak memiliki inisiatif akuisisi untuk memperkuat lini bisnis properti di dalam grup perusahaan mereka.
Rumor mengenai akuisisi ini mencuat setelah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) tercatat sebagai salah satu pemegang saham di SSIA. Imbas dari kabar ini, saham NRCA mengalami kenaikan harga yang signifikan sejak awal tahun.
Artikel Terkait
S&P DJI Lanjutkan Rebalancing Indeks di Indonesia, Pantau Perkembangan Regulasi BEI
S&P Dow Jones Tetap Lanjutkan Rebalancing Indeks di Indonesia Meski Kompetitor Tunda
S&P Tetap Lanjutkan Rebalance Indeks Indonesia di Tengah Keraguan Pesaing
S&P DJI Tegaskan Rebalance Indeks Indonesia Tetap Berjalan Maret 2026