Di sisi lain, ketersediaan pesawatnya sendiri sangat terbatas. Banyak perusahaan jet pribadi mengaku tak bisa mengerahkan armada di tengah konflik ini. Seorang perwakilan AlbaJet dari Austria bilang, "Ketersediaan sangat terbatas."
Mereka menawarkan penerbangan ke Eropa dengan harga sekitar €90.000. "Banyak operator ogah terbang karena persoalan asuransi dan keputusan pemilik pesawat. Jadi, permintaan tinggi, tapi penawaran nyaris nol," jelasnya.
Pilihan lain? Beberapa orang memilih berkendara jauh ke Riyadh, Arab Saudi. Perjalanan daratnya makan waktu sepuluh jam, tapi bandara di sana masih buka. Kabarnya, perusahaan keamanan swasta bahkan memborong banyak SUV untuk mengantar klien mereka ke ibu kota Saudi itu, sebelum mengatur penerbangan pribadi lanjutan.
Ameerh Naran, CEO Vimana Private Jets, mengkonfirmasi tingginya tarif. Menurut dia, penerbangan dari Riyadh ke Eropa sekarang bisa mencapai USD 350.000. Angka yang fantastis untuk sebuah pelarian.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan UEA menyatakan mereka terus mencegat rudal dan drone yang masuk. Negara itu juga menutup kedutaannya di Teheran, sebagai bagian dari ketegangan regional yang makin meluas. Dubai yang biasanya ramai, kini menyimpan kecemasan di balik kilauannya.
Artikel Terkait
Temuan di Gua Jerman Ungkap Simbol Komunikasi Manusia Purba 40.000 Tahun Lalu
Cara Nonaktifkan Suara Jepretan Kamera iPhone Sesuai Model
Domain AI.com Terjual Rp1,1 Triliun, Pecahkan Rekor Termahal Sepanjang Sejarah
Koktail Berasap Berujung Tragis, Lambung Pria Ini Pecah Usai Teguk Nitrogen Cair