Di halaman Rumah Dinas Bupati Dharmasraya, suasana buka puasa bersama pada Senin (2/3) kemarin terasa berbeda. Ratusan warga yang hadir menyaksikan sebuah momen penting: penyerahan satu unit mobil ambulans baru untuk Nagari Ampang Kuranji. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, yang menyerahkan bantuan itu, tampak bersalaman hangat dengan Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dan perwakilan warga.
Bagi Andre, ini bukan sekadar serah-terima kunci. Ia menegaskan, ambulans itu adalah wujud perhatian nyata. "Ini untuk masyarakat Ampang Kuranji," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/3/2026).
"Semoga bisa membantu warga yang membutuhkan pertolongan cepat. Kita ingin masyarakat tidak lagi kesulitan ketika harus membawa keluarga berobat atau dalam keadaan darurat."
Pernyataannya itu punya alasan kuat. Daerah itu selama ini dikenal punya akses kesehatan darurat yang terbatas. Jarak ke rumah sakit daerah cukup jauh, dan mencari transportasi medis yang cepat seringkali jadi mimpi. Nah, dengan ambulans ini, setidaknya ada harapan baru. Ibu hamil, lansia, atau korban kecelakaan kini punya peluang lebih besar untuk ditangani dengan cepat. Gratis pula.
Penyerahan mobil dilakukan Andre bersama Bupati Annisa, yang kemudian disalurkan melalui Kasi Pemerintahan Nagari Ampang Kuranji, Aldo Filosofi. Rasanya, Aldo tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.
"Alhamdulillah, ambulans ini sangat kami dambakan," katanya dengan nada lega.
Didampingi tokoh masyarakat setempat, Junaindra Sumawan, Aldo menambahkan, "Sekarang warga Ampang Kuranji punya kendaraan untuk membawa pasien ke rumah sakit tanpa harus menunggu lama. Terima kasih Pak Andre atas kepeduliannya."
Junaindra sendiri melihat langkah Andre ini sebagai bukti konsistensi. Menurutnya, bantuan itu sangat relevan mengingat kondisi geografis Dharmasraya yang memang menantang. Sarana transportasi medis yang terbatas selama ini jadi persoalan serius.
"Kami merasakan langsung manfaatnya. Ambulans ini sangat penting," ucap Junaindra.
Pada akhirnya, kehadiran ambulans itu diharapkan jadi solusi yang bekerja. Bukan hanya untuk warga Ampang Kuranji, tapi juga untuk memperkuat sistem darurat di Dharmasraya secara keseluruhan. Setidaknya, ketika keadaan genting datang, warga tak lagi merasa sendirian.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 3.0 Guncang Tapanuli Selatan
DPR Minta Kejelasan Pemerintah soal Nasib RUU Inisiatif, Termasuk Perlindungan PRT
Kades dan Kontraktor Klaten Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Dana Renovasi Masjid Rp 203 Miliar
Iran Tegaskan Hak Nuklirnya Tak Bisa Ditawar, Desak AS Tunjukkan Itikad Baik