Semen Merah Putih Hadirkan Inovasi Water Repellent Pertama di Indonesia untuk Dukung Infrastruktur Hijau
Semen Merah Putih memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan infrastruktur hijau di Indonesia melalui inovasi produk terbaru. Perusahaan menghadirkan teknologi water repellent dan semen rendah emisi sebagai bagian dari strategi keberlanjutan.
Teknologi Water Repellent Pertama di Indonesia
Menurut Head of Marketing Semen Merah Putih, Nyiayu Chairunnikma, kehadiran semen dengan teknologi water repellent ini merupakan yang pertama kali di Indonesia. "Kami satu-satunya semen di Indonesia yang memiliki water repellent technology," ujarnya dalam media gathering di Jakarta Pusat.
Teknologi Water Shield pada Semen Merah Putih bekerja dengan prinsip seperti daun talas yang mampu menolak air. Fitur ini memberikan perlindungan optimal pada dinding bangunan dari rembesan air hujan dan kelembapan tanah, yang sering menyebabkan munculnya bercak coklat dan jamur.
Semen Hidrolis Ramah Lingkungan
Selain Water Shield, Semen Merah Putih juga mengembangkan semen hidrolis dengan clinker factor lebih rendah yang lebih ramah lingkungan dibandingkan semen konvensional (OPC). Inovasi ini telah digunakan secara masif di Batam dengan tingkat adopsi 100%.
"Dengan mengurangi clinker factor, kami secara signifikan menurunkan emisi karbon dalam produksi semen," jelas Nyiayu. Clinker factor merupakan bahan utama penyumbang emisi karbon di industri semen.
Kualitas Terjaga Meski Emisi Rendah
Meski memiliki dampak lingkungan yang lebih rendah, semen hidrolis Semen Merah Putih tetap memenuhi standar kekuatan dan parameter konstruksi yang diperlukan untuk pembangunan infrastruktur. Hal ini menjadikannya solusi ideal untuk proyek konstruksi berkelanjutan tanpa mengorbankan kualitas.
Selama 13 tahun beroperasi sejak 2012, Semen Merah Putih terus berkontribusi dalam penyediaan material untuk berbagai proyek nasional sekaligus menghadirkan inovasi berkelanjutan bagi industri konstruksi Indonesia.
Artikel Terkait
KPK Terbitkan Surat Edaran Larang Gratifikasi dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
BMKG Deteksi Siklon Tropis Jangmi di Laut Filipina, Berpotensi Picu Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia
Iran Tuding AS Beralih ke Perang Ekonomi dan Kognitif setelah Gagal di Medan Tempur
Trump Tegaskan Sanksi ke Iran Tak Akan Dicabut Meski Negosiasi Damai Masih Berlangsung