Strategi Pengembangan Ekraf Jawa Tengah
Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa ekonomi kreatif telah menjadi tulang punggung ekonomi Jawa Tengah. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk:
- Pengembangan SDM dan pelatihan kompetensi bagi pelaku ekraf.
- Sosialisasi dan sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HaKI).
- Pembentukan dan pendampingan kabupaten/kota kreatif, yang kini berjumlah 12 wilayah terbanyak di Indonesia.
- Penyelenggaraan event rutin sebagai wadah ekspresi dan jejaring.
Program Terobosan: Kecamatan Berdaya
Langkah terbaru Pemprov Jateng adalah meluncurkan program Kecamatan Berdaya. Program ini menjadikan kecamatan sebagai sentral pengembangan ekonomi kreatif yang menampung dan membina pegiat ekraf dari desa-desa di sekitarnya. Saat ini, sudah ada 150 pilot project Kecamatan Berdaya yang tersebar di Jawa Tengah.
Dukungan permodalan juga difasilitasi oleh Bank Jateng melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR), menjawab salah satu tantangan utama para pelaku usaha kreatif.
Dengan semua langkah strategis ini, ekonomi kreatif Jawa Tengah tidak hanya membuka lapangan pekerjaan, tetapi juga terus meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
Artikel Terkait
Stiglitz Peringatkan Ancaman Stagflasi di AS Akibat Eskalasi Perang Timur Tengah
93% Pekerja Samsung Setuju Mogok, Pasokan Chip Global Terancam
Perempuan Tewas dalam Kebakaran Gudang di Kulonprogo Saat Keluarga Salat Id
Banjir Rendam Permukiman di Pekayon Saat Idulfitri, Warga Mengungsi