Keheningan Taman Pemakaman Umum (TPU) Kampung Gardu Junti, Desa Juni, tiba-tiba pecah. Warga sekitar dihebohkan oleh sebuah pemandangan yang tak biasa: sebuah makam tampak dibongkar. Peristiwa ini pertama kali dilaporkan ke pihak kepolisian sekitar pukul dua setengah siang.
Menurut sejumlah saksi, pelaku yang masih misterius diduga telah mengambil tulang belulang dari dalam liang. Makam itu sendiri bukan kuburan baru sudah berusia tujuh tahun dan menjadi peristirahatan terakhir almarhum Sajim, yang meninggal pada usia 65 tahun.
Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan, membenarkan laporan tersebut. Meski begitu, detail soal apa persisnya yang hilang masih gelap.
“Iya, benar itu di TPU. Dilaporkan dan sedang kita selidiki,”
Ucap Andri, menegaskan bahwa penyelidikan telah dimulai. Untuk sementara, ia belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.
Di sisi lain, Kapolsek Jawilan AKP Erwan Nurwanda memberikan gambaran awal. Saat ditemukan, kondisi makam sudah dalam keadaan tergali.
“Kuburan atas nama almarhum Sajim yang telah meninggal sejak tujuh tahun lalu didapati dalam kondisi digali,”
jelas Erwan.
Sampai saat ini, proses penyelidikan terus berjalan. Polisi masih mengumpulkan petunjuk dan menelusuri siapa dalang di balik aksi penodaan tempat peristirahatan itu. Suasana di desa pun masih tegang, menunggu titik terang.
Artikel Terkait
Petani Papua Siap Bergabung dalam Program Cetak Sawah, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp5 Triliun
Guru Besar Hukum UI Kritik Gaya Kepemimpinan Prabowo: Presiden Dinilai Abaikan Peran Teknokrat dan Birokrasi Kemlu
Guru Besar UI Kritik Ketidakselarasan Kebijakan Luar Negeri Prabowo dengan Aspirasi Publik
Pemerintah Siapkan Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis dan Dorong Ekonomi Restoratif