Pemerintah Perluas Beasiswa Vokasi SMK untuk Kerja di Luar Negeri
Pemerintah Indonesia berencana memperluas pemberian beasiswa vokasi bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ingin bekerja di luar negeri. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk menambah program beasiswa bagi masyarakat.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, mengungkapkan bahwa beasiswa vokasi ini khusus dibuka untuk SMK dengan pasar kerja yang jelas di luar negeri.
Target Penyerapan Tenaga Kerja SMK di Pasar Global
Perluasan beasiswa vokasi SMK bertujuan untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja lulusan SMK di Indonesia dengan memanfaatkan peluang pasar kerja global. Pemerintah akan memprioritaskan beasiswa untuk bidang-bidang yang memiliki permintaan pasar tinggi di luar negeri.
"Untuk program yang pasarnya jelas, pemerintah tidak segan-segan memberikan beasiswa," tegas Cak Imin dalam pernyataannya.
Kolaborasi dengan LPDP untuk Beasiswa Vokasi
Skema serupa juga akan dikembangkan melalui program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Rencana jangka menengah panjang LPDP akan mencakup beasiswa khusus vokasi, baik untuk pendidikan di dalam maupun luar negeri.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong dimensi pemberdayaan dalam setiap program yang dijalankan, sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di kancah internasional.
Artikel Terkait
Ratusan Buruh KSPI dan Partai Buruh Demo di Depan Kemnaker, Tuntut Pencabutan Permenaker Nomor 7 Tahun 2026
Bea Cukai Buka Suara soal Nama Dirjen Djaka Budi Utama Muncul di Dakwaan Suap KPK
Ribuan Buruh Mulai Berdatangan di Depan Kemnaker, Lalu Lintas Gatot Subroto Tersendat
Persediaan Minyak Global Anjlok 200 Juta Barel Akibat Konflik Timur Tengah, Level Terendah dalam Delapan Tahun