PSM Makassar Targetkan Kemenangan di Kandang Arema FC untuk Amankan Diri dari Degradasi

- Kamis, 07 Mei 2026 | 12:00 WIB
PSM Makassar Targetkan Kemenangan di Kandang Arema FC untuk Amankan Diri dari Degradasi

PSM Makassar mengusung misi besar dalam lawatan ke markas Arema FC pada pekan ke-32 Super League 2025/2026, di mana tambahan tiga poin di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (9/5/2026), akan mengamankan posisi mereka dari ancaman degradasi musim ini. Modal psikologis yang kuat turut menyertai perjalanan tim berjuluk Juku Eja itu, mengingat mereka pernah mempermalukan Singo Edan di kandangnya sendiri.

Laga kontra Arema FC menjadi salah satu pertandingan paling krusial bagi PSM Makassar musim ini. Tim asuhan pelatih Bernardo Tavares itu kini belum sepenuhnya aman dari zona merah dan membutuhkan kemenangan untuk mengunci tiket bertahan di Super League 2026/2027. Jika mampu menaklukkan Arema FC, PSM Makassar akan mengoleksi 37 poin, jumlah yang tidak mungkin lagi dikejar Persis Solo yang saat ini menjadi tim teratas di zona degradasi dengan 27 poin. Dengan tiga laga tersisa, poin maksimal yang bisa diraih Laskar Sambernyawa hanya 36 angka.

Meski terdapat beberapa skenario yang bisa menyelamatkan PSM Makassar, kubu Juku Eja menegaskan tidak ingin nasib mereka ditentukan oleh hasil pertandingan tim lain. Asisten pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, meminta para pemain untuk fokus penuh meraih kemenangan di kandang Arema FC.

“Saya kemarin sampaikan ke pemain, jangan berharap dengan hasil tim lain. Kita sendiri yang punya tugas dan tanggung jawab,” katanya saat dihubungi, Rabu (6/5/2026).

Selain menang, sebenarnya PSM juga bisa aman jika bermain imbang melawan Arema FC sementara Persis Solo gagal menang atas Persebaya Surabaya. Bahkan dalam skenario lain, PSM tetap bisa lolos dari degradasi meski kalah dari Arema FC asalkan Persis Solo juga terpeleset. Namun, Ahmad Amiruddin tidak ingin timnya bergantung pada keberuntungan.

Pelatih yang akrab disapa Amir itu menegaskan PSM Makassar ingin segera memastikan bertahan di kasta tertinggi tanpa harus menunggu hingga pekan terakhir. Menurutnya, jika ada kesempatan mengamankan posisi lebih cepat, maka peluang itu wajib dimanfaatkan.

“Kalau ada jalan yang cepat, kenapa harus menunggu sampai akhir. Kalau ada rezeki bisa dapat di away (tiga poin) lawan Arema FC, alhamdulillah,” ucapnya.

Meski membawa target kemenangan, Amir tetap berusaha menjaga mental pemain agar tidak terbebani tekanan besar. Ia meminta Rasyid Bakri dan kolega untuk menikmati pertandingan sambil tetap memberikan performa terbaik di lapangan.

“Tak perlu membebani pemain dengan wajib (menang), nikmati pertandingannya, berikan usaha terbaik yang bisa kalian (pemain) berikan,” tuturnya.

Ahmad Amiruddin menyadari laga di Stadion Kanjuruhan tidak akan berjalan mudah. Arema FC dikenal memiliki performa cukup kuat saat bermain di kandang sendiri. Namun, PSM Makassar datang dengan motivasi tinggi untuk melanjutkan tren positif sekaligus membawa pulang poin penting dari Malang.

“Kami butuh poin, jadi kami berusaha maksimal. Soal hasil akhir, biarlah Tuhan yang menentukan,” sebut pelatih berlisensi A AFC tersebut.

Hal senada juga diungkapkan manajer PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin. Ia menegaskan fokus utama tim adalah memaksimalkan seluruh pertandingan tersisa, bukan menghitung hasil tim lain.

“Bahwa pada saat tertentu sudah amankan posisi dari zona degradasi, bukan berarti kita tak mengejar kemenangan. Kita akan fokus memaksimalkan pertandingan,” sebutnya. “Kami tak mau bergantung dengan tim lain, PSM Makassar harus memaksimalkan game tersisa,” tegas alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin tersebut.

Secara statistik, duel PSM Makassar melawan Arema FC berlangsung cukup seimbang. Dari total 18 pertemuan terakhir, kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh kemenangan. Arema FC mencetak 21 gol, sedangkan PSM Makassar sedikit lebih unggul dengan torehan 24 gol. Beberapa nama juga tercatat menjadi momok bagi Singo Edan, seperti Adilson Silva, Ferdinan Sinaga, dan legenda Juku Eja, Wiljan Pluim, yang pernah mencetak tiga gol untuk PSM saat menghadapi Arema. Ketiga pemain tersebut sudah tidak lagi membela Pasukan Ramang.

PSM Makassar juga memiliki kenangan manis saat bermain di kandang Arema FC. Pada Liga 1, 4 Februari 2023, Juku Eja sukses menang 1-0 atas Singo Edan di Stadion PTIK. Sementara pada ajang Piala Indonesia, 11 Juni 2022, PSM kembali mempermalukan Arema FC dengan kemenangan 1-0 di Stadion Kanjuruhan. Rekor positif itu kini menjadi modal penting bagi Juku Eja untuk kembali mencuri poin di Malang sekaligus memastikan diri tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar