Rahasia Sukses UBS Gold: Dari Toko Kecil di Surabaya Jadi Eksportir 35 Negara

- Jumat, 24 Oktober 2025 | 04:45 WIB
Rahasia Sukses UBS Gold: Dari Toko Kecil di Surabaya Jadi Eksportir 35 Negara

Siapa Pemilik Emas UBS? Profil dan Sejarah Produsen Emas Terkemuka

Informasi mengenai siapa pemilik emas UBS menjadi topik yang banyak dicari masyarakat Indonesia. UBS Gold dikenal sebagai salah satu produsen emas dan perhiasan ternama di tanah air dengan jaringan ekspor yang luas.

Sejarah Berdirinya UBS Gold

UBS Gold memulai perjalanan bisnisnya sejak tahun 1975 dengan berdirinya toko emas pertama di Pasar Tambahrejo, Surabaya, Jawa Timur oleh keluarga Yahya. Enam tahun kemudian, tepatnya pada 1981, generasi pertama keluarga Yahya mulai mendesain dan memproduksi emas secara mandiri dalam skala industri rumahan.

Profil Pemilik Emas UBS

Kepemimpinan UBS Gold saat ini dipegang oleh generasi kedua keluarga Yahya, dengan Eddy Susanto Yahya sebagai Presiden Direktur. Di bawah kepemimpinannya, UBS Gold telah berkembang dari bentuk CV menjadi PT dengan jumlah karyawan yang terus meningkat setiap tahun.

Keunggulan Teknologi Produksi UBS Gold

UBS Gold mengoperasikan teknologi mesin canggih yang diimpor langsung dari Italia, negara yang dikenal sebagai pusat industri perhiasan dunia. Perusahaan ini menjadi satu-satunya produsen emas di Indonesia yang mampu mengintegrasikan berbagai metode produksi dalam pembuatan perhiasan emas.

Ragam Produk dan Jaringan Ekspor

UBS Gold tidak hanya memproduksi perhiasan secara utuh, tetapi juga memproduksi komponen-komponen kecil seperti rantai solid, rantai berlubang, findings (klip kecil), hingga proses pencetakan logam mulia secara mandiri. Produk UBS Gold telah diekspor ke 35 negara di seluruh dunia, menjadikannya salah satu eksportir emas terbesar di Indonesia.

Lokasi Toko UBS Gold

UBS Gold mengoperasikan dua lini toko resmi: Galerie UBS Gold yang berlokasi di Surabaya dan Jakarta, serta UBS Gold Store yang tersebar di Bogor, Tangerang, Semarang, Surabaya, dan Gresik.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar