Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka menyatakan tidak akan membayar harga tiket pertandingan Piala Dunia 2026 yang melampaui angka 1.000 dolar AS atau setara dengan Rp17,3 juta. Pernyataan kontroversial itu semakin memanaskan tekanan publik terhadap Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) yang dinilai menerapkan kebijakan harga tiket yang terlalu mahal.
Dalam wawancara dengan New York Post yang dikutip oleh AFP, Jumat (8/5/2026), Trump mengaku tidak mengetahui secara pasti nominal tersebut. “Saya tentu ingin berada di sana, tetapi saya juga tidak akan membayarnya, jujur saja,” ujarnya dalam wawancara yang dipublikasikan pada Kamis (7/5) waktu setempat.
Kritik terhadap FIFA tidak hanya datang dari kalangan eksekutif pemerintahan. Para anggota parlemen AS dan kelompok penggemar sepak bola internasional sebelumnya telah melontarkan kecaman keras terhadap kisaran harga tiket untuk turnamen yang akan dimulai pada Juni mendatang. Football Supporters Europe bahkan menyebut kebijakan tersebut sebagai “pengkhianatan monumental”.
Di sisi lain, Trump tampak khawatir bahwa mahalnya harga tiket akan menghalangi warga AS berpenghasilan rendah yang merupakan blok pemilih kunci baginya untuk menghadiri pertandingan. “Jika orang-orang dari Queens dan Brooklyn dan semua orang yang mencintai Donald Trump tidak bisa pergi, saya akan kecewa, tetapi Anda tahu, pada saat yang sama, ini adalah kesuksesan yang luar biasa,” katanya.
Ia pun menambahkan dengan nada setengah bercanda bahwa ia ingin para pendukungnya bisa hadir. “Saya ingin orang-orang memilih saya, bisa pergi,” imbuh Trump, yang mengklaim telah berjasa mengamankan penyelenggaraan Piala Dunia untuk AS selama masa jabatan pertamanya sebagai presiden.
Artikel Terkait
Pengamen di Bekasi Bakar Pagar Rumah Warga karena Tak Diberi Uang, Satu Pelaku Ditangkap
Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tak Ajukan Eksepsi, Terima Dakwaan Suap Rp4,8 Miliar
Underpass Pasar Minggu Dikeluhkan Licin, Kombinasi Turunan dan Penutup Besi Jadi Biang Kecelakaan
Lulusan SMK Jadi Tulang Punggung Keluarga, Andika Berburu Pekerjaan di Job Fair Jakarta Barat