”Kenapa masih sembunyi? Paman Lembu Sura, kalau ingin menyingkirkan saya, jangan dengan cara begini. Masak saya harus menghadapi pamanku sendiri."
Baca Juga: Cerita Rakyat Betawi, Kisah Tragis Si Manis Jembatan Ancol
Apa yang dikatakan oleh Rangalawe sangat menyentak hati Lembu Sura.
Dalam hatinya ia menaruh iba kepada keponakannya yang sangat disayanginya.
Kata-kata Ranggalawe telah meluluhlantakkan hatinya.
Baca Juga: Cerita Rakyat NTB, Legenda Batu Goloq, Penyesalan Sang Ibu yang Abaikan Kedua Anaknya
Namun, dalam situasi yang panas itu ia harus bersikap penuh perhitungan.
"Ranggalawe, Anakku. Apa kamu masih mau mendengarkan nasihatku, Pamanmu. Aku pun memahami kekecewaan hatimu.”
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: nusantara62.com
Artikel Terkait
Timnas U-17 Hadapi Timor Leste di Pembuka Piala AFF, Tekanan Tinggi Usai Catatan Buruk
KAI Daop 1 Jakarta Tegas Akan Tindak Pelaku Buang Sampah Sembarangan di Stasiun
Kebijakan WFH ASN Turunkan Jumlah Penumpang LRT Jabodebek 10 Persen
Arbeloa Tegaskan Real Madrid Tak Akan Menyerah di Pengejaran Gelar La Liga