”Kenapa masih sembunyi? Paman Lembu Sura, kalau ingin menyingkirkan saya, jangan dengan cara begini. Masak saya harus menghadapi pamanku sendiri."
Baca Juga: Cerita Rakyat Betawi, Kisah Tragis Si Manis Jembatan Ancol
Apa yang dikatakan oleh Rangalawe sangat menyentak hati Lembu Sura.
Dalam hatinya ia menaruh iba kepada keponakannya yang sangat disayanginya.
Kata-kata Ranggalawe telah meluluhlantakkan hatinya.
Baca Juga: Cerita Rakyat NTB, Legenda Batu Goloq, Penyesalan Sang Ibu yang Abaikan Kedua Anaknya
Namun, dalam situasi yang panas itu ia harus bersikap penuh perhitungan.
"Ranggalawe, Anakku. Apa kamu masih mau mendengarkan nasihatku, Pamanmu. Aku pun memahami kekecewaan hatimu.”
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: nusantara62.com
Artikel Terkait
Harga Cabai Rawit Merah Mulai Turun Usai Cuaca Membaik dan Panen Meningkat
BNI Agen46 Bawa Layanan Perbankan Langsung ke Warga Pulau Lembeh
TNI Selidiki Dugaan Perampasan Senjata dalam Serangan Mematikan di Nabire
Laporan Media Independen Sebut Menkes Budi Calon Kuat Sekjen WHO