Seorang pelajar menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sesama pelajar di kawasan Ciheulet, Bogor Timur, Kota Bogor, hingga korban diinjak-injak secara bergantian oleh para pelaku. Peristiwa yang terjadi pada siang hari itu menyisakan barang bukti berupa baju seragam sekolah yang diduga milik korban, ditemukan oleh aparat kepolisian saat mendatangi lokasi kejadian.
Kapolsek Bogor Timur, AKP Asep Sundana, membenarkan temuan tersebut saat dikonfirmasi pada Kamis, 4 Juni 2026. “Kita sudah ke lokasi. Itu kejadiannya siang di Ciheulet, di kawasan permukiman warga. Nah di situ ada tertinggal baju seragamnya, diduga punya korban,” ujarnya.
Dari hasil penelusuran awal, seragam yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) diketahui berasal dari salah satu sekolah menengah atas di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. “Dari seragamnya itu diketahui seragam SMA Alwatasi Caringin Kabupaten Bogor. Nah kita masih gali soal ini, kita sampaikan lah ya kalau sudah ada titik terang,” kata Asep.
Petugas dari Polsek Bogor Timur saat ini masih melakukan pendalaman kasus tersebut dengan bergerak langsung ke sekolah korban. Kanit Reskrim Polsek Bogor Timur telah berangkat ke sekolah yang berlokasi di Caringin untuk menelusuri lebih lanjut identitas korban maupun para pelaku. “Nah yang kita temukan (di TKP) hanya baju seragam itu tadi. Makanya dari situ ada petunjuk lah ya, dari seragam itu anggota penelusuran. Nanti kita infokan lagi hasilnya seperti apa,” imbuhnya.
Sementara itu, peristiwa ini terungkap setelah rekaman video yang memperlihatkan aksi pengeroyokan tersebut viral di media sosial. Dalam video berdurasi pendek itu, tampak seorang remaja bertelanjang dada dalam posisi tertelungkup di gang sempit di antara tembok bangunan. Korban yang hanya mengenakan celana abu-abu terlihat dipukul menggunakan kayu dan diinjak-injak oleh para pelaku. Di sekeliling korban, berdiri sekitar lima orang yang mengenakan seragam pelajar SMA. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa korban dan para pelaku merupakan sesama pelajar SMA.
“Kita sedang penyelidikan, siapa saja yang ada di dalam video itu, siapa korban dan pelakunya, masih dicari,” kata AKP Asep. Polisi masih terus mengumpulkan keterangan dan barang bukti untuk mengungkap secara lengkap kronologi serta motif di balik aksi kekerasan yang terekam tersebut.
Artikel Terkait
Alfamidi Bagikan Dividen Rp396,2 Miliar, Naik 61 Persen dari Tahun Sebelumnya
Pengurus IKM di Berbagai Daerah Serentak Laporkan Abu Janda ke Polisi atas Dugaan Penghinaan Suku Minang
Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan Divonis 4,5 Tahun Penjara atas Suap dan Gratifikasi Sertifikat K3
BPJS Kesehatan Perketat Aturan Kontrol Pasien Mulai 1 Juni 2026, Peserta Wajib Datang Sesuai Jadwal