Pelatih Persib Minta Wacana Konvoi Juara Dihentikan, Tim Belum Pasti Gelar

- Jumat, 22 Mei 2026 | 16:20 WIB
Pelatih Persib Minta Wacana Konvoi Juara Dihentikan, Tim Belum Pasti Gelar

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, dengan tegas meminta seluruh elemen tim untuk menghentikan pembicaraan mengenai rencana konvoi perayaan juara. Ia menekankan bahwa tim berjuluk Maung Bandung itu belum memastikan gelar juara sehingga wacana tersebut dinilai tidak tepat dan prematur. Rencana konvoi yang disebut-sebut akan digelar di Kota Bandung pada Minggu, 24 Mei 2026, dinilai dapat mengganggu konsentrasi tim menjelang laga penentuan.

Sebelumnya, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Adhitia Putra Herawan, dalam wawancara dengan media beberapa hari lalu sempat membeberkan rute konvoi yang akan dilalui skuad Persib jika berhasil menjadi juara Super League 2025-2026. Pernyataan tersebut sontak menjadi perbincangan luas, namun ternyata tidak mendapat respons positif dari sang pelatih kepala.

“Beberapa hari lalu saya tidak berada di sini (Bandung). Tetapi, mereka mengirimkan saya banyak hal. Saya melihat media sosial dan mendengar banyak hal dan mendengar bahwa Adhitia (Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat) berbicara soal konvoi dan sebagainya,” ujar Bojan Hodak dalam konferensi pers menjelang laga Persib melawan Persijap Jepara.

Pelatih asal Kroasia itu menilai pembahasan soal konvoi sangat tidak masuk akal mengingat timnya belum memenangkan apa pun. Ia khawatir wacana tersebut justru akan menjadi motivasi bagi lawan dan membuat para pemainnya kehilangan fokus pada pertandingan yang sesungguhnya.

“Dengar, ini benar-benar tidak masuk akal. Kami belum memenangkan apa pun. Sebab, jika hal-hal seperti ini terus dibahas, pertama itu akan memotivasi lawan. Kedua, para pemain kami bisa kehilangan fokus,” lanjutnya.

Bojan Hodak meminta seluruh pihak untuk menghentikan pembicaraan mengenai konvoi dan memusatkan perhatian penuh pada laga melawan Persijap Jepara. Pertandingan pekan pamungkas Super League 2025-2026 tersebut akan digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 16.00 WIB dan menjadi penentu nasib tim.

“Jadi, hentikan pembicaraan soal konvoi. Saya tidak peduli soal konvoi. Yang saya pedulikan adalah pertandingan untuk besok. Para pemain harus benar-benar siap 100 persen karena Persijap adalah tim yang bagus. Mereka tampil lebih baik daripada Borneo FC dan meraih beberapa hasil positif dalam beberapa pertandingan terakhir. Jadi, mereka sangat berbahaya,” tegas eks juru taktik PSM Makassar tersebut.

Situasi ini muncul di tengah posisi Persib Bandung yang hanya membutuhkan satu angka untuk menyegel gelar juara. Tambahan satu poin akan membuat koleksi angka Persib mencapai 79 poin, jumlah yang sama dengan Borneo FC jika tim asal Kalimantan tersebut menang atas Malut United. Namun, dalam skenario itu, Persib tetap akan keluar sebagai juara karena unggul dalam rekor pertemuan head-to-head.

Meski peluang juara terbuka lebar, Bojan Hodak menegaskan bahwa timnya belum meraih apa pun dan segala sesuatunya masih harus diperjuangkan di lapangan. Ia meminta seluruh elemen tim untuk tetap rendah hati dan fokus pada tugas utama, yaitu memenangkan pertandingan. Kekalahan dari Persijap Jepara, jika dibarengi kemenangan Borneo FC, akan menggagalkan ambisi Persib untuk menjadi juara musim ini.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar